JAKARTA – Kondisi Virus Corona di Indonesia semakin tinggi, Juru Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19 minta mudik lebaran tahun ini ditunda.
Dikutip dari Merdeka.com Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto meminta kepada masyarakat Indonesia, sebisa mungkin ditunda tradisi mudik lebaran di tahun ini.
Baca juga : ODP Corona di Kota Jambi Terbanyak, Berikut 10 Kabupaten Lainnya
Baca juga : 1 Pasien ODP di Jambi Meninggal Dunia, Jubir Sebut Orang Dekat Agar Tes Kesehatan
Hal ini semata untuk mendukung program pemerintah memutus rantai persebaran Virus Corona, di Indonesia yang kian memprihatinkan.
“Tidak perlu bepergian jauh bersama keluarga apalagi harus ke kampung halaman, alangkah lebih baik ditunda,” kata Yuri saat jumpa pers di BNPB Jakarta, Jum’at (27/3).
Dirinya meminta kepada masyarakat agar menghindari berada di satu tempat secara berkerumun, dan bersama lebih dari satu orang, seperti di dalam mobil, bus, atau kereta.
“Jadi maka sebaiknya hati-hati tidak perlu meninggalkan rumah dan pergi bersama keluarga ke tempat jauh di dalam satu alat angkut yang berdesakan, ini resiko berlipat ganda,” jelasnya.
Baca juga : Jubir Pemerintah COVID-19 Umumkan 1 Orang di Jambi Positif
Baca juga : April Mendatang, Harga Gula Pasir Dipastikan Dibawah 12.500
Untuk Memutus Rantai Penyebaran COVID-19
Ia meyakini bila arahan pemerintah bisa dilakukan dengan baik, seperti menjaga jarak aman sosial dan bekerja di rumah serta tidak keluar rumah, mata rantai penyebaran COVID-19 bisa segera berakhir.
“Social distancing, work from home, dan selalu cuci tangan pakai sabun sebelum dan setelah makan. Sehabis memegang sesuatu di tempat umum, dan jangan menyentuh wajah. Karena ini salah satu cara penularan virus tersebut,” tandasnya. (*)
Baca juga : Pabrik Karet Tutup, Dewan Desak Pemprov Jambi
Baca juga : Wakil Walikota Bandung Positif Terinfeksi Virus Corona
Baca juga : 2 Pekan Ini, Harga Gula Pasir di Sarolangun Naik
