1 Pasien ODP di Jambi Meninggal Dunia, Jubir Sebut Orang Dekat Agar Tes Kesehatan

1 Pasien ODP di Jambi Meninggal Dunia, Jubir Sebut Orang Dekat Agar Tes Kesehatan

Berita Daerah Berita Viral

JAMBI – Seorang pasien ODP Virus Corona atau COVID-19 di Jambi, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (25/03/2020) sekitar pukul 01.00 dini hari di rumah sakit Abdul Manap kota Jambi.

Dari informasi yang diperoleh, pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 53 tahun, dan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berkerja di salah satu instansi di DPRD Muaro Jambi.

Namun ada beberapa pesan berantai yang menyebut, bahwa pasien tersebut memiliki riwayat perjalan ke luar kota, yakni ke pulau Jawa.

Baca juga : Pasien Positif Corona di Jambi, Ternyata Usai Lakukan Perjalanan Dinas ke Jakarta

Baca juga : Jubir Pemerintah COVID-19 Umumkan 1 Orang di Jambi Positif 

Baca juga : PMI Semprotan Disinfektan, Pencegahan Corona

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara (Jubir) penanganan  Virus Corona atau COVID-19 Provinsi Jambi, Johansyah membenarkan bahwa ada pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) meninggal dunia di RSUD Abdul Manap.

“Tadi malam tanggal 24 Maret pukul 23.30 pihak rumah sakit Abdul Manap, mengirimkan WA Kadinkes Provinsi Jambi, bahwa ada pasien laki-laki umur 53 tahun dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).” Kata Johansyah.

Baca juga : Warga Jambi Positif Corona, Pemprov : Dia Lelaki Umur 55 Tahun

Baca juga : Cegah Corona, Pelabuhan Roro Disemprot Disinfektan

Dirinya juga menjelaskan, dari surat keterangan kematian yang dikeluarkan rumah sakit Abdul manap, pasien diagnosa gagal jantung, gagal pernafasan dan turun kesadaran.

“Dari surat keterangan kematian yg dikeluarkan RSU Abdul Manap, pukul 01.01 bahwa pasien diagnosa gagal jantung, tambah gagal pernapasan dan penurunan kesadaran mengarah stroke.” Jelasnya.

Kata Jubir

Mengenai apakah pasien terjangkit Corona atau tidak, Johansyah tidak bisa memastikannya, karena belum sempat dilakukan Uji Swab.

“Bahwa Almarhum belum dilakukan uji swab. Maka belum bisa kita katagorikan positif Virus Corona,” tambahnya.

Pun demikian, Ia juga mengakui dari informasi yang diperoleh pasien memang ada perjalanan ke Jawa, yakni ke Yogja dan Tegal.

Lihat juga video : Gubernur Luncurkan Calendar of event

Baca juga : Dewan Harap Anggaran 11 M Untuk Atasi Corona di Jambi, Tepat Sasaran

Baca juga : ODP Virus Corona di Jambi Bertambah Jadi 12 Orang

Oleh karena itu, ia menghimbau bagi masyarakat dan orang-orang yang pernah kontak dengan Almarhum, selama 14 hari kebelakang agar segera melakukan tes kesehatan secepatnya

“Dikarenakan almarhum riwayat perjalanannya dari Jawa, infonya Yogya dan Tegal. Maka orang-orang yang ada Contak, dalam 14 hari kebelakang, diharapkan dilaksanakan tes kesehatan.” Tuturnya. (Nrs)