April Mendatang, Harga Gula Pasir Dipastikan Dibawah 12.500

April Mendatang, Harga Gula Pasir Dipastikan Dibawah 12.500

Berita Bisnis Berita Daerah

JAMBI – Terkait gejolak harga gula pasir yang saat ini terus mengalami kenaikan, hingga mencapai Rp. 17.000 di pasaran. Bulan April mendatang, dipastikan akan dibawah HET, atau sekitar Rp. 12.500.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Divre Jambi, Bakhtiar saat ditemui awak media, Senin (23/03/2020).

Baca juga : Stok Pangan di Jambi Aman, Kecuali Gula Pasir

Sebagaima diketahui, dipasaran saat ini harga gula pasir terus mengalami kenaikan, mulai dari Rp. 16.000 hingga Rp. 17.000. Harga tersebut tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) nya yang berkisar Rp. 12.500.

Lonjakan harga ini, juga diakui Bakhtiar. Bahkan tidak hanya di Jambi, tetapi sudah menjadi isu Nasional.

Dirinya menjelaskan, kenaikan harga gula ini, disebabkan ada proses penggilingan mundur.

Dimana, yang mestinya dilakukan pada Bulan April, ternyata mundur sampai bulan Juni.

“Kemudian yang kedua terkait perijinan transportasi. Yang tadinya direkomendasikan di Desember, ternya baru keluar awal Maret. Jadi itulah faktor-faktornya.” Katanya.

Lihat juga video : Banjir di Kota Jambi Makin Jadi

“Jadi betul-betul memang adalah kebijakan oleh pemerintah. Kita sebagai operator di lapangan, tentu mengikuti kebijakan itu,” tambahnya.

Pun demikian, ia menyebut harga gula pasir ini dipastikan akan sesuai HET. Karena informasi diterima Bulog Jambi, akhir Maret ini stok gula sudah tiba di pelabuhan Indonesia, kemudian nanti akan masuk di pabrik.

“Kita pastikan nanti di bulan April minggu kedua, itu sudah terdistribusi dan harganya dijamin dibawah HET. Maksimal HET Rp. 12.500.” Tutupnya.

Itu artinya, Bulog bisa menjamin pertengahan April mendatang, harga gula pasir di Jambi dibawah Rp. 12.500, dan maksimal sesuai HET. (Paw)