Tancap Kinerja Pansus Konflik Lahan, DPRD Bakal Libatkan NGO 

BERITA JAMBI – Guna menyelesaikan persoalan konflik lahan, baru saja DPRD Provinsi Jambi bentuk Panitia Khusus (Pansus) Konflik Lahan/Agraria.

Ketua Pansus, Wartono Triyan Kusumo sebut akan libatkan Non Government Organization atau NGO inventarisir, sementara beberapa wilayah konflik lahan.

Baca juga : Jelang Seleksi CPNS 2021, Kakanwil Kemenkumham Jambi Temui Gubernur

Sebelumnya, DPRD Provinsi Jambi bentuk 2 Panitia Khusus. Di antaranya yakni Pansus Bangun Guna Serah atau BOT, yang di ketuai oleh Bustami Yahya, dari Fraksi Gerindra.

Sedangkan Pansus Konflik Lahan/Agraria sendiri, di ketuai oleh Wartono Triyan Kusumo dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jambi.

Saat di konfirmasi, Selasa (31/08/2021) Wartono Triyan Kusumo mengatakan, pada tahap awal kerja Pansus ini, pihaknya akan melakukan beberapa hal.

Mulai dari konsolidasi internal Pansus, hingga telah memanggil Dinas Kehutanan, guna melalukan full data.

“Hari ini, saya selaku Ketua Pansus, di tahap awal telah konsolidasi di internal Pansus. Hal ini, untuk menyikapi dan menyusun rencana kerja berikutnya. Nah, tadi juga kita sudah memanggil Dinas Kehutanan,” ungkapnya.

Selain menyusun langkah kerja dan pemetaan konflik lahan di Jambi, pihaknya juga akan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang terkait.

Libatkan NGO Seser Beberapa Wilayah Konflik Lahan

Kemudian,Pansus ini juga akan melibatkan beberapa Organisasi Kemasyarakatan, yang berfokus pada issu-issu lingkungan.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Pasalnya, Ia melihat sejauh ini persoalan konflik lahan di Jambi, belum sepenuhnya bermuara pada penyelesaian.

“Nah, narasumber juga kita libatkan, seperti NGO, WALHI, Kelompok Tani dan lain sebagainya. Supaya kita full data, maping masalah, hingga ke solusinya,” ungkap Wartono,” tukasnya. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033