Penasaran Dengan Wisata Jambi, Ini Alasan Mahasiswa UNJA Lulus Program Kemendikbud

BERITA JAMBI – Siapa yang tak suka berwisata, sebuah kegiatan yang bisa menghilangkan kepenatan. Ternyata, bukan saja menghilangkan penat. Rasa penasaran dengan Wisata Jambi, malah membuat Mahasiswa UNJA ini, lulus program Kemendikbud.

Bak pepatah lawas mengatakan, ‘ketiban durian runtuh’. Hal inilah menggambarkan kisah 4 orang mahasiswa UNJA ini, yang berhasil lulus Program Kemendikbud.

Baca juga : DPD LSM ABRI Provinsi Jambi Desak Walikota dan DPRD Tindak Tegas Mall Jamtos, Ada Apa?

Berawal dari rasa penasaran dengan Wisata Jambi, lalu membentuk sebuah komunitas bernama Noleh. Kemudian, hal inilah menghantarkannya pada sebuah prestasi.

Betapa tidak, bermodalkan rasa penasaran dan ide cemerlang membuatnya, lolos pada Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) besutan Menteri Nadiem Makarim tersebut.

“Pertamanya karena kita penasaran ya. dengan tempat-tempat wisata di Jambi. Orangtaunya cuman Danau Kerinci saja. Ternyata, di Jambi itu banyak potensi wisata yang terselubung,” ungkap Regita mahasiswa UNJA, yang lulus progam tersebut, Rabu (05/05/2021).

Dapat Pendanaan 30 Juta

Bukan perkara gampang yang di lalui Tim Noleh Jambi, untuk ikut dalam kompetisi nasional itu.
Yang mana, setahun silam keempat Mahasiswa itu telah melakukan ekspedisi, guna menggali potensi wisata terselebung. Lantas, apa yang di lakukan Regita Cs usai itu?

Pun pihaknya melakukan pemberdayaan, dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial. Noleh Jambi menjadi sarana publikasi Wisata Jambi.

Di sisi bisnis, kegiatan ini juga memiliki nilai ekonomi yang bisa menghasilkan pundi-pundi. Tak ayal, kawula muda ini juga menawarkan jasa Tour Gate atau pemandu wisata.

“Nah, kita turun nih kelapangan, kita buat konten video apa-apa saja yang ada ditempat itu. Terus, kita publikasi nih melalui sosial media, supaya masyarakat kenal tempat itu. Kemudian, kita buka juga jasa tour gate gitu,” tambahnya.

Tak tanggung-tanggung, berkat perjuangan panjang keempat mahasiswa ini lolos, dan mendapat biaya pembinaan sebesar 30 Juta.

Dimana, nantinya menjadi bekal dalam membina usaha dan tempat wisata terselubung, di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.

Lihat juga video : Ruang Inspirasi Podcast Gawean Dewan, Kades di Merangin Antri Jadi Bintang Tamu

“Kebetulan ada kompetisi itu dari Kemendikbud, ya udah kita daftar dan kirim proposalnya. Nah, Alhamdulillah kita lolos membawa nama Jambi. Terus, nanti uang pembinaannya kita gunakan untuk operasional. Bisa juga untuk membenahi fasilitas dan publikasi tempat wisata itu,” tutupnya.

Terakhir, pada bulan September nanti pihaknya akan diberangkatkan, memaparkan materi dihadapan Mas Nadiem sang Menteri. (Tr01)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033