Usai Tunggakan 10,5 M Dengan Pemprov, Sistem Parkir Pasar Angso Duo Juga Disorot

BERITA JAMBI – Selain tunggakan kontribusi 10,5 Milliar ke Pemprov Jambi, tata kelola dan retribusi parkir di Pasar Angso Duo juga jadi sorotan publik.

Betapa tidak, sistem parkir yang tak menggunakan karcis, hingga dugaan pungutan dua ribu satu kendaraan pun di pertanyakan.

Baca juga : Pasar Angso Duo Terancam Di ambil Alih Pemprov, PT EBN: Silahkan!

Sebagaimana di ketahui, penelusuran Dinamikajambi.com parkir di Pasar Angso Duo, tampak ada portal tapi bagai tak di gunakan.

Pun, terpampang juga tulisan ‘Tekan Tombol Silahkan Masuk ‘Maaf Tiket Tidak Keluar’.

Namun, pengelolaan parkir tanpa karcis tersebut tetap di pungut biaya 2 ribu rupiah, untuk kendaraan Roda 2.

Hal ini juga selaras dengan penuturan sumber terpercaya, salah satu pedagang Pasar Angso Duo yang enggan menyebutkan namanya.

Ia mengeluhkan soal kutipan parkir, yang di duga liar tersebut.

“Keluar masuk tu, orang pedagang tu 10 kali keluar, 10 kali bayar. Retribusi depan, itu yang jalan keluar tu, bayar 2 ribu tu. Dak Ado karcis tu katonyo,” keluh Pedagang, menggunakan bahasa daerah.

Sistem parkir pasar Angso Duo ini pun mulai di, dan menimbulkan tanda tanya. Ada apa?

Tanggapan Dishub Kota Jambi

Sementara itu, saya di konfirmasi Kadishub Kota Jambi M Shaleh Ridho, masih enggan berkomentar banyak. Hal ini lantaran, pengelolaan parkir di Pasar Angso Duo bukanlah menjadi wilayah kerja Dishub lagi.

Bilangnya, saat ini tata kelola parkir Pasar Rakyat itu, telah masuk dalam wilayah kerja pajak parkir.

Akan tetapi, Ia mengakui bahwa pada awal beroperasinya Pasar tersebut, pihaknya telah melakukan pengecekan soal kelayakan parkir di lapangan.

“Kalau secara teknis sudah dari awal kita lakukan, melihat RSP nya, melihat jalur parkirnya. Setelah itu kita serahkan kepada merekalah, bukan kewenangan kita lagi. Karena, sudah diambil alih jadi pajak parkir,” ungkap Kadis.

Bisa Jadi Pungli

Lebih lanjut, Ridho mengungkapkan bahwa Perusahaan Pengelola Pasar Rakyat itu, juga telah beberapa kali melakukan pencegahan Pungli Parkir.

Namun, Ia juga membenarkan pemungutan biaya parkir tersebut, masih saja terjadi.

“Sebenarnya pihak EBN harus juga mengantisipasi, saya lihat mereka sering juga melakukan giat pencegahan pungli didalam. Mungkin, petugasnya kalah banyak dengan oknum pungli di dalamnya,” jelasnya.

Terakhir, Ia pun juga mengajak, jika memang di temukan ada dugaan pungli di parkir pasar tersebut, agar bisa langsung melaporkan pada aparat penegak hukum.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Menurutnya, hal ini tak menutup kemungkinan, bahwa pihak kepolisian dapat menertibkan persoalan tersebut.

“Ranah kepolisian lah nanti. Karena kan Pungli jadinya,” tutupnya. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033