BERITA NASIONAL – Rangga Sasana atau di kenal sebagai Lord Rangga Sunda Empire meninggal dunia pada Rabu tanggal 7 Desember 2022, di Rumah Sakit di Brebes, Jawa Tengah. Ternyata almarhum bukan orang sembarangan, lalu apa profesi dia dulu?
Kabar meninggalnya Lord Rangga Sunda Empire di benarkan oleh kuasa hukumnya, Erwin Syahduddi. Ia mengatakan, kabar tersebut di dapat dari anak almarhum sata di konfirmasi langsung oleh Erwin.
Baca juga : Ingat, Tidak Ada Aturan OPD di Jambi Minta Surat Saat Hendak Diwawancarai Wartawan
“Iya, kebetulan tadi tadi pagi konfirmasi ke anaknya, dan memang kabarnya benar dan anaknya juga sedang perjalanan ke Brebes dari Bekasi,” kata Erwin.
Selain itu, Rangga Sasana juga memiliki nama lengkap Ki Ageng Rangga Sasana, lahir pada 12 September 1967. Lalu ia pun kemudian di kenal dengan nama Lord Rangga.
Awal Terkenal Rangga
Mulanya, ia mulai terkenal publik setelah mengklaim diri sebagai petinggi kerajaan Sunda Empire pada tahun 2020. Rangga bersama kedua petinggi Sunda Empire lainnya yaitu Nasri Banks, selaku Perdana Menteri dan Raden Ratnaningrum selaku Kaisar.
Oleh karena itu, mereka akhirnya di jatuhi masa tahanan selama dua tahun, karena di anggap menyebar berita bohong. Rangga sendiri di tahan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat waktu itu, karena Rangga berkelakuan baik. Bahkan ia mendapat revisi dan asimilasi berkaitan dengan pandemi COVID-19.
Di bebaskan WN Gambia pada 2021 dari Lembaga Pemasyarakatan Banceuy, Bandung. Usai bebas ia kembali mengaku diri sebagai Pemangku Bumi dan Pemimpin Dunia Tatanan Baru, serta menjadi Pemimpin Besar Revolusi Sistem Dunia III.
Jauh sebelum terkenal, Rangga Sasana merupakan Ketua Dewan Bawang Merah Indonesia. Selain itu juga menjabat sebagai Ketua Majelis Partai-Partai Rakyat Indonesia sejak 1999-sekarang.
Baca juga : Wagub Canangkan Ini Candi Muaro Jambi di 2023
Ia sempat tampil dalam program Soegeng Sarjadi Forum yang tayang di TVRI, pada tahun 2011 dengan jabatannya tersebut. Rangga terkenal setelah menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club sebagai petinggi Sunda Empire pada 21 Januari 2020.
Ia kemudian kembali sering muncul di media, seiring terjadinya invasi Rusia terhadap Ukraina pada awal tahun 2022.
Sumber : Nkripost.com
