Berebut Lokasi PETI, Warga Dusun Tinggi Tewas Kena Tikam

BERITA SAROLANGUN – Gegara berebut lokasi PETI, warga Dusun Tinggi Kabupaten Sarolangun, tewas kena tikam. Tak ayal, hal ini buat geger masyarakat setempat.

Meskipun saat ini Bulan Ramadhan yang mana melatih kesabaran dan mengontrol emosi, tak membuat seseorang akan sadar perihal itu.

Baca juga : Gawat, Bulan Puasa Malah Ngamar di Hotel, Belasan Pasangan di Jambi Digerebek Polisi

Seperti yang terjadi di Kecamatan Limun, saat ini Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menggunakan alat berat eksavator, di Hutan Adat Sungai Sipa Desa Lubuk Bedorong memang senter. Bahkan sudah sering di lakukan razia, namun pelaku PETI acuh tak acuh.

Akibat berebut lokasi PETI satu warga Dusun Tinggi meninggal dunia, akibat kena tikam.

Menurut Informasi yang di himpun, satu orang meninggal yaitu Alan warga Dusun Tinggi, Desa Meribung, Kecamatan Limun. Ia kena tikam akibat berebut lokasi tambang.

“Inilah yang kami khawatirkan selama ini, akhirnya ada korban akibat saling adu kuat ingin menguasai lokasi,” kata Ketua Pemuda Lubuk Bedorong, Perianto ketika di konfirmasi malam ini, Rabu (21/04/2021).

Sementara itu, Kapolsek Limun, Iptu Adi Prayitno mengakui adanya kejadian penikaman, di lokasi PETI ini.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

“Ya benar, memang ada korban satu orang meninggal akibat kena tikam,” katanya kepada detail.

Namun, untuk informasi lebih lanjut, Ia mengaku masih memonitor, untuk keterangan selanjutnya. (Ajk)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page