Bukannya beramal dan memperbaiki diri di bulan Suci Ramadhan ini, pasangan bukan suami istri di jambi ini malah ngamar di hotel. Tak ayal, mereka yang terciduk dalam razia polisi, akhirnya di amankan.

Gawat, Bulan Puasa Malah Ngamar di Hotel, Belasan Pasangan di Jambi Digerebek Polisi

Berita Jambi Berita Viral Hukrim

BERITA JAMBI – Bukannya beramal dan memperbaiki diri di bulan Suci Ramadhan atau puasa ini, pasangan bukan suami istri di jambi ini malah ngamar di hotel. Tak ayal, mereka yang terciduk dalam razia polisi, akhirnya di amankan.

Belasan pasangan bukan suami istri, yang sebagian di bawah umur ini di amankan di beberapa hotel di Jambi.

Baca juga : Brakk, Truk Tangki dan Colt Terguling, Hati-Hati Lewat Depan UIN Mendalo

Perbuatan muda-mudi di Jambi pada bulan puasa yang ngamar di Hotel ini pun, jadi sorotan publik. Mengingat, ini adalah bukan yang penuh berkah dan tidak seharusnya mereka berbuat demikian.

Sebagaimana di ketahui, Tim Gabungan Polsek Jambi Timur kembali melakukan operasi rutin penyakit masyarakat (pekat). Sasarannya sejumlah kafe, hotel, penginapan di wilayah kota Jambi. Hasilnya, belasan pemuda terjaring razia tersebut.

Dari belasan orang tersebut, sebagian ada yang terjaring saat kedapatan berlainan jenis kelamin di kamar hotel. Dari tiga TKP yakni Hotel Jambi Prima, Hotel Tepian Angso dan Hotel Raja, petugas mengamankan 15 orang.

Pasangan bukan suami istri tersebut terjaring razia. Bahkan dalam satu kamar di Hotel Raja, di dapati dua wanita dan tiga pria dalam satu kamar. Di tambah dengan adanya alat pengaman (kondom), yang di duga mereka sudah melakukan pesta seks.

Keterangan Polisi

Kapolsek Jambi Timur AKP Hendra Manurung mengatakan, bahwa razia pekat ini adalah upaya dari Polsek Jambi Timur untuk menjaga ketertiban masyarakat.

Berita lain : Beroperasi Saat Puasa, Polda Jambi Amankan 6 Jukir Liar dan Tuak

“Razia pekat ini sebagai upaya terciptanya ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jambi Timur ini dan akan rutin kami lakukan selama bulan puasa,” kata AKP Hendra di lansir dari Jpnn.com.

Mereka yang terjaring ini akan di data dan di lakukan pembinaan, karena banyak di antara mereka yang masih di bawah umur.  Selain itu, pihak Polsek akan memanggil orang tua mereka masing-masing.