JAMBI – Tak mau mengulang dilema kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang menjadi sejarah kelam Jambi setiap tahunnya, Ketua DPRD Provinsi Edi Purwanto akan panggil seluruh OPD guna antisipasi Karhutla 2020.
Edi menyampaikan, dalam waktu dekat ini ia akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, yang menyangkut kebakaran hutan dan lahan.
“Kita akan panggil Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Lingkungan Hidup, OPD yang berkaitan dengan ini akan kita panggil,” kata Edi saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com, Jum’at (17/01/2020).
Ia menambahkan, bahwa sesuai dengan pantauan BMKG Jambi, musim kemarau di tahun 2020 ini akan terjadi begitu panjang. Sehingga perlu dilakukan persiapan, dalam menangani Karhutla yang akan terjadi kedeapnnya.
“Kalau diliat dari prediksi BMKG masa kemarau kita panjang, kalau tidak ada deteksi dini dan persiapan diri dari sekarang bahaya,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memanggil para Kepala Desa yang ada di Provinsi Jambi, untuk terlibat dalam penanganan Karhutla tersebut.
“Kita akan dorong kades membuat Peraturan Desa (Perdes), di desa masing-masing terkait kebakaran hutan dan lahan. Sehingga masyarakat yang membakar hutan dan lahan, ada sangsi sosial di desanya sendiri secara adat.” Jelasnya.
Karena menurutnya, kabut asap yang timbul itu bukan hanya karena lahan gambut yang terbakar, tetapi banyak juga karena kebakaran yang dilakukan oleh masyarakat.
“Membangun kesadaran bersama. Kita membakar oke, tetapi efek asapnya di tempat lain kemana-mana,” imbuhnya. (Paw)
