SUNGAI PENUH – Walikota Sungai Penuh di wakili Wawako H Zulhelmi, menghadiri kenduri SKO (Surat Keputusan Otorisasi) adat Desa Koto Dumo Tanah Kampung, Minggu (31/01/2021).
Dalam arahannya di kenduri ini, Wawako Sungai Penuh mengingatkan strategisnya peran pemangku adat dalam membina, mengarahkan anak jantan dan anak batino.
Baca juga : Gas Elpiji di Tanjabbar Mulai Langka, Diskoperindag Ajukan Penambahan
Selain itu, acara kenduri ini turut pula di hadiri sejumlah wakil rakyat. Di antaranya, Damrat dan Lendra Wijaya , Pj Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, SE., MM. Assisten Administrasi Umum, M.Rasyid, Camat Tanah Kampung Kepala Desa Koto Dumo,Pemangku Adat, dan Depati Ninik Mamak. Serta undangan lainnya.
“Dalam setiap pelaksanaan kenduri adat. Kiranya pelaksanaan SKO ini, nantinya menjadi wahana untuk menginstrokpeksi diri sejauh mana telah berbuat untuk melestarikan adat,” ujar Zulhelmi.
Lihat Lainnya : Terjadi ‘Kudeta’ di Partai Demokrat? AHY Bilang Ini
“Serta, sampai mana pula kita telah melaksanakan adat secara murni dan konsekuen sesuai dengan ico pakainyo,” lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Wawako Sungai Penuh juga berpesan kepada masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, persatuan dan kekompakan. Hal ini agar pembangunan bisa berjalan lancar.
Lihat Video : Bupati dan Kapolres Panen Ikan di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan
Selain itu, tak kalah penting Zulhelmi juga mengharapkan, agar di tengah ancaman Pandemi Covid-19, warga disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari hari. Hal ini guna terhindar dari Covid-19. (Jul)
