BERITA JAMBI – Webbinar BEM Stai Ma’arif Jambi, berkolaborasi dengan Dinas Sosial dan Pencatatan sipil Provinsi Jambi, serta juga Kantor Pos Indonesia Provinsi Jambi gelar diskusi secara online.
Baca juga : Bantuan JPS Provinsi Bakal Ditambah 3 Bulan Lagi, Dinsos : Masih Penerima Lama
Mereka mengadakan kegiatan diskusi Webbinar Nasional BEM Stai Ma’arif Jambi ini, yang mengusung tema “Pemanfaatan Bantuan Sosial Tunai, Terhadap Masyarakat Terdampak Covid 19”.
Seminar kali ini, menghadirkan langsung Narasumber Arief Munandar, S.E. selaku Kepala Dinas Sosial Penduduk dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jambi.
Selanjutnya, juga Agung Kartika Candra, selaku Kepala Kantor Pos Indonesia Provinsi Jambi. Serta dihadiri Sahabat Senior Supriadi, S.Pd.I, M.Pd.
Kemudian, tampak juga Dr. Sodiah, M.Pd, selaku Pengamat Sosial masyarakat Provinsi Jambi. Serta Sahabat Senior M. Hasbi, S.H, selaku presiden BEM PTUN Se-Sumatra sebagai perwakilan mahasiswa.
Seminar yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Stai Ma’arif Jambi ini, dengan latar belakang mahasiswa yang berbeda-beda. Hal ini bertujuan untuk memotivasi, serta menyadarkan mahasiswa tentang peranannya sebagai Agent of Control.
Dikatakan Padli Soleh, S. STP, M. Si, selaku Sekretaris Disdukcapil Provinsi Jambi, bahwa data yang diterima adalah yang diberikan kabupaten. Tentunya sesuai verified data angka miskin, yang setiap dua kali dalam setahun di upgrade.
“Jadi tugas bersama juga untuk terus mengawal data itu, agar memang benar-benar tepat sasaran. Sesuai dengan yang terdampak Covid-19,” ujarnya.
Kata Ketua Pelaksana
Danang Joyo, selaku Ketua Pelaksana dan juga Presiden Mahasiswa STAI Ma’arif Jambi, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi. Serta menggali data penerima bantuan sosial tunai, agar supaya tepat sasaran.
Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin
Bilangnya, pada dasarnya kegiatan ini tidak hanya terpaut edukasi. Namun juga diharapkan dengan adanya kegiatan ini menyadarkan mahasiswa, bahwa peran dan tugas mahasiswa tidaklah hanya pendidikan namun pengabdian.
“Ingat, kita semua adalah Iron Man nya mahasiswa untuk Masyarakat. Mahasiswa yang baik harus mampu memahami keadaan zaman, semangat terus belajar, dan mampu bersaing serta bermanfaat di masyarakat,” tukasnya.
