Tergoda Desahan Sang Pengantin Baru, Ardi Ikat Suami, Lalu Genjot Istrinya dan Kabur

BERITA VIRAL – Entah apa yang merasuki pria ini, di duga karena tak tahan dengan desahan sang pengantin baru, Ardi nekat ancam pasangan tersebut. Suaminya di ikat, istrinya di genjot depan suaminya lalu kabur.

Bukan cuma itu saja, Arti yang tak tahan dengan desahan sang pengantin baru saat berhubungan intim itu, juga membawa barang berharga lainnya, usai genjot pengantin wanita dengan sang suami yang di ikat.

Baca juga : Breaking News, Pondok Tinggi di Sungai Penuh Kebakaran, 4 Rumah Ludes

Parahnya, kala itu ia yang hendak merampok di rumah tersebut, di buat tergoda dengan desahan sang pengantin yang tengah berhubungan badan.

Di ketahui, tragedi pengantin baru terjadi di Musi Banyuasin pada Selasa (11/5) dini hari. Pasangan pengantin baru berinisial GS dan AS dirampok.

Pasangan suami istri yang baru menikah tiga bulan ini, di rampok oleh Ardi bin Amir Hamsah (41 tahun).

Tak hanya itu, Ardi juga memperkosa AS di depan suaminya, GS.

Kejadian bermula saat Ardi masuk ke rumah, yang di tempati GS dan AS.

Diduga, Ardi mendengar suara desahan pengantin baru, GS dan AS yang sedang berhubungan intim.

Selain itu, juga di duga tak tahan mendengar rintihan pengantin baru, Ardi pun ingin ‘mencicipi’ tubuh AS.

Ardi lantas mengikat GS, kemudian memperkosa AS di depan suaminya, yang tak bisa berbuat apa-apa karena di ikat.

Pelaku Ancam Korban Pakai Pisau

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya, dalam keterangan resmi mengatakan, rumah korban terletak di perkebunan karet Desa Babat Ramba Jaya, Kecamatan Babat Supat.

Pelaku beraksi Selasa dini hari pukul 02.00 WIB. Ardi masuk ke rumah pengantin baru, dengan menggunakan tangga.

Ardi naik ke atas rumah papan itu, agar bisa masuk lewat jendela.

Ketika itulah ia mengetahui korban sedang berhubungan intim. Ia lantas masuk, mematikan lampu, dan langsung mengancam pengantin baru itu.

“Pelaku mengancam memakai pisau. Dia lantas mengikat suami korban. Setelah itu, pelaku memerkosa AS di hadapan suami korban yang terikat,” kata Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya.

Seusai merudapaksa korban, Ardi meminta ponsel milik korban dan langsung kabur.

Pasutri korban perampokan itu, baru bisa berteriak meminta pertolongan warga, setelah pelaku melarikan diri.

Setelah kejadian itu, pasangan suami istri yang menjadi korban perampokan dan pemerkosaan, langsung melapor ke polisi.

Berita lain : Lantik 135 Pejabat di TPU Pusara Agung, Ini Tujuan Walikota Jambi

Selajutnya, setelah mendapat laporan, jajaran Satreskriim Polres Musi Banyuasin yang di pimpin Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin, di dampingi Kanit Pidum Ipda Nasirin langsung turun tangan ke tempat kejadian perkara. Hal ini tentu untuk memburu pelaku.

“Pelaku berhasil di tangkap Tim Srigala Polres Musi Banyuasin, yang bekerja sama dengan Polsek Babat Supat. Dia mengakui semua perbuatannya,” kata kapolres.

 

 

SumberPojoksatu.id

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page