Jelang Muswil PPP, Ketua GPK Komentar Keras Masuknya Bupati

BERITA POLITIK – Jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jambi makin hangat dengan GPK yang bersifat keras. Pasalnya, masuknya bupati dalam arena Muswil.

Tanggapan keras dari Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jambi terkait Muswil yang berlangsung di Kabupaten Batanghari pada 4-5 Juni mendatang.

Pun, hal ini semakin santer diperbincangkan, pasalnya PPP bakal kedatangan orang baru.

Yang mana, Afriansah Ketua GPK, mengatakan bakal ada salah satu Bupati yang akan maju dalam pemilihan Ketua Partai berlambang Ka’bah itu.

Sementara, bilangnya, oknum Bupati tersebut bukanlah kader maupun bagian dari PPP. Lantas, menanggapi hal itu melalui konferensi persnya, Afriansah angkat bicara dan menolak calon Ketua DPW non Kader.

“Kami dari PW GPK Provinsi Jambi, dalam hal Muswil PPP tanggal 4 sampai 5 Juni, di Batanghari. Kami menolak calon Ketua DPW yang diluar Kader PPP,” tegasnya.

Aturan Muswil Utamakan Kader

Selanjutnya, reaksi keras Ketua Badan Otonom PPP itu tentulah memiliki alasan kuat. Selain memiliki Kader yang potensial, hal ini juga tidak sesuai dengan aturan Muswil.

Ditambah lagi, sejauh ini Kader telah berjuang jatuh bangun membesarkan PPP, yang saat ini dalam tahap pembenahan.

Baca Juga : Setelah AJB, Kepala Daerah di Jambi Ramai-ramai Pindah Partai

Tak ayal, melihat hal itu Ia menyarankan agar oknum Bupati yang akan mencalonkan diri itu untuk mengurungkan niatnya. Lalu, fokus bekerja dalam membangun kabupaten yang di pimpinnya.

“Pada kesempatan ini juga, kami menyarankan pada pak Bupati Batanghari, untuk fokus saja bekerja. Membangun Batanghari yang saat ini banyak persoalan. Jangan sampai nanti malu Muswil di kampungnya sendiri,” tambahnya.

Duga Ada Yang Dorong, Apa Orientasinya?

Disamping itu, pria yang juga aktif di Wadokai Karate ini juga buka-bukaan, soal aktor dibalik munculnya nama Bupati itu pada Muswil mendatang.

Padahal bebernya, Bupati tersebut sebelumnya telah di tawarkan oleh Partai lain, namun enggan menerima. Tak ayal, Ia pun mempertanyakan apa orientasi akan kedatangan tamu baru tersebut.

” Menurut hemat saya, ini kan ada yang dorong-dorong ni. Padahal, kalau mau jadi Ketua Partai, kenapa kemarin menolak tawaran dari partai lain. Kok maunya PPP, kami sedang membenahi partai ini. Mau Pak Bupati nanti malu, kalau ada apa-apa di PPP, ” tukasnya.

Terakhir, Ketua GPK juga menegaskan, jika hal ini tetap berlanjut. Maka, pihaknya memastikan perjalanan Muswil di Kabupaten Batanghari bakal terjadi Deadlock.

” Kalau ini dipaksakan, saya pastikan ini deadlock. Ini pertarungan politik antara Kader dan orang luar. GPK tak segan-segan untuk walk out, saya sudah siapkan anggota satu Kompi menghadapi Muswil ini ya. ” tutupnya. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page