Sukses Diusia Muda, Begini Kisah Siti Aisyah, Perempuan Suku Banjar di Jambi

BERITA JAMBI – Dalam rangka Hari Wanita Nasional, kisah inspiratif dari perempuan hebat di Jambi mungkin bisa menjadi inspirasi. Salah satunya Siti Aisyah, perempuan asli suku Banjar kelahiran Kuala Tungkal Kabupaten Tanjabbar berhasil sukses di usia yang masih seumur jagung.

Betapa tidak, perempuan yang berasal dari suku Banjar Kalimantan ini berhasil sukses, di usia 19 tahun setelah menyelesaikan pendidikan D3 nya di perguruan tinggi di Jambi ini.

Baca juga : Kisah Inspiratif Pakde Hasan, Sang Pengrajin Ban Bekas di Jambi

Sebelumnya, di era globalisasi saat ini wanita tidak hanya dituntut dengan kepiawaian dalam mengurus urusan dapur, sumur dan kasur. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu tidak sedikit dari kaum hawa di Jambi, mulai mengembangkan sayapnya untuk menjadi lebih baik lagi.

Bayangkan saja, secara nasional mulai dari Bupati hingga Presiden, saat ini sudah ada perwakilan dari perempuan.

Bukan cuma di bidang kepemerintahan saja, komunitas dan kelompok aktivis di Jambi pun juga sudah banyak yang di komandoi oleh perempuan atau wanita.

Sama halnya dengan Siti Aisyah, perempuan asli suku Banjar Kalimantan kelahiran Kuala Tungkal Kabupaten Tanjabbar ini.

Perempuan kelahiran 01 Agustus 1991 ini, boleh di katakan sukses di usia yang masih sangat muda.

Aisyah memulai karirnya sejak Ia masih berusia 19 tahun, ketika baru saja menyelesaikan pendidikan D3 nya, di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim (Stikba) Kota Jambi.

Jenjang Pendidikan

Aisyah memulai pendidikannya sejak masih usia 5 tahun, di salah satu Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di Tungkal Tanjabbar, Provinsi Jambi.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah, dan tidak sempat mendapatkan Ijazah pendidikan Sekolah Dasar nya. Ia pun lanjut ke Madrasah Tsunawiyah Negeri (MtsN), hingga Sekolah Menengah Akhir (SMA) di Tungkal Tanjabbar Provinsi Jambi.

Singkat cerita, pada bulan Januari 2011, wanita karier ini lulus tes PNS, hingga membawanya seperti saat ini. Namun, Ia tetap menjadi wanita yang rendah hati.

Bagaimana tidak, Ia yang berhasil mengenyam pendidikan tinggi, hingga meniti karier di usia muda, bukan karena ingin hebat. Akan tetapi, ini semua di lakukan untuk keturunannya kelak.

Penasaran, yuk lihat ungkapan Aisyah selengkapnya.

Lalu apa yang membuat perempuan yang satu ini bisa sukses di usia yang masih tergolong muda?

Ternyata, di balik apa yang di lakukan Aisyah saat ini, ternyata tidak lepas dari prinsip hidupnya. Hal ini di sampaikan nya saat di konfirmasi, Selasa (09/03/2021).

Dia mengatakan bahwa seorang perempuan, harus punya pendidikan yang tinggi. Karena, tugas mereka bukan cuma mengurus suami, akan tetapi juga guru pertama bagi anak-anaknya.

“Perempuan juga harus punya pendidikan, bukan hanya untuk dirinya sendiri. Tapi juga buat bekal nanti saat Ia menjadi ibu,” kata wanita yang kini berusia 29 tahun itu.

Ia juga menambahkan, meski memiliki karier yang bagus. Setiap perempuan juga pasti ingin menjadi istri dan ibu yang baik bagi keluarganya.

“Setinggi apapun karir dan pendidikan perempuan, tetap la semua perempuan ingin menjadi ibu rumah tangga yang baik untuk suami dan anak nya kelak,” ujarnya.

Hari Wanita Nasional

Untuk itu, tepat di Hari Wanita Nasional tanggal 09 Maret 2021 ini, Ia menitipkan sebuah pesan bagi perempuan di luar sana. Agar tidak pernah berhenti belajar dan tidak takut, untuk mengembangkan potensi diri. Bukan untuk sebuah materi, akan tetapi guna mencari ilmu untuk mendidik si buah hati.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

“Perempuan harus lah menerima dirinya sendiri. Ketika perempuan sudah menerima dirinya seutuhnya, maka kepercayaan diri akan terbentuk. Cintailah dirimu, baik kelebihan maupun kekuranganmu,” imbuhnya.

“Selamat Hari Wanita Nasional. Untuk para perempuan hebat di seluruh dunia, terus kobarkan semangatmu untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik,” tukasnya. (Nrs)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033