VIRAL – Peristiwa pasien covid-19 yang dianiaya warga baru-baru ini, heboh di perbincangkan. Bahkan, kabarnya kasus ini berbuntut panjang, hingga ke ranah hukum.
Betapa tidak, pihak keluarga dengan peristiwa pasien Covid-19 yang dianiaya warga ini, buat laporan ke polisi.
Baca juga : Keren, Harga Sawit di Jambi Periode 23-29 Juli Naik, Berikut Rinciannya
Sebelumnya, Warga Desa Sianipar Bulu Silape Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Sumatera Utara, Salamat Sianipar (45), harus mendapatkan perlakukan yang tidak menggenakan.
Ia di nyatakan positif COVID-19, hingga di duga di aniaya sejumlah orang dan viral di media sosial. Pihak keluarga pun, melaporkan apa yang terjadi kepada Salamat ke polisi
Melansir dari Suara.com, keluarga telah membuat laporan dan di terima oleh pihak kepolisian.
Kasubbag Humas Polres Toba, Iptu Bungaran Samosir membenarkan hal tersebut. Petugas masih menyelidiki, terkait kasus tersebut.
“Perkembangan selanjutnya, akan kami informasikan ke teman-tema media,” ujarnya, Minggu (25/7/2021).
Warga Kesal, Pasien COVID 19 Keluyuran
Sementara itu, warga mengungkapkan jika Salamat Sianipar (45) yang harus melakukan isolasi berkeluyuran, dan berupaya menyebarkan virus ke warga. Hal ini membuat warga sangat jengkel.
“Beliau itu sudah pasien Covid-19 harus di isolasi. Dia malah berupaya menyebarkan virus ke masyarakat. Justru itulah masyarakat mengamankan supaya pasien Covid-19 itu, tidak berbuat menyebarkan demikian,” katanya, melansir dari kabarmedan.com.
Berita lain : Demam Game Higs Domino Island di Jambi, Viral Istilah ‘Sedekah Dong’, Cekidot!
Salamat di pukul warga yang tidak terima, jika desa menjadi tempat isolasi mandiri atau isoman.
Berdasarkan keterangan warga, mereka kesal lantaran Salamat bertingkah aneh.
Sumber : Suara.com
