Mobil Pengantin Terjun ke Sungai, Mempelai Pria Tinggal di Kamar

VIRAL – Kecelakaan maut terjadi, mobil pengantin terjun ke Sungai, banyak korban. Nasih baik, mempelai pria selamat karena tertinggal sendiri di kamar.

Beruntungnya, peristiwa ini tidak menimpa yang mempelai pria yang tinggal di kamar, saat mobil berangkat.

Baca juga : Penjualan Bendera di Kota Jambi Masa Pandemi Covid-19, Turun 50 Persen

Tak ayal, kejadian ini pun menimbulkan tanda tanya. Serta dinilai bakal menjadi pertanda buruk.

Sebagaimana diketahui, Mobil pengantin kecelakaan terjun ke sungai tersebut, setelah menabrak pagar pembatas jalan, dan jurang di wilayah Batu Boddong, jalan poros Sinjai – Bulukumba.

Dari informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi di Dusun Jatie, Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sabtu (15/8/2020) sekira pukul 03.00 WITA dini hari.

Mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi DD 1452 GJ, warna Silver yang dikemudikan Kaimuddin Daeng Tompo memuat 7 orang warga Desa Baraya, Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto yang mengantar pengantin, dan uang panaik ke Kabupaten Bone.

Kecelakaan tersebut menewaskan 6 orang meninggal dunia, dan 2 orang luka parah.

Warga menilai ada tanda-tanda peringatan, sesuatu yang buruk akan terjadi

Sebelum kecelakaan, warga setempat menilai ada tanda-tanda peringatan, akan terjadi sesuatu yang buruk.

“Saat berlangsungnya korongtigi piring, dan alas bahan korongtigi jatuh saat akan digunakan. Kemudian pada saat semua bahan yang akan dibawa ke mobil Alquran, dan seperangkat alat salat jatuh di tangga,” ujar warga setempat.

Menurut warga, orang tua pengantin laki-laki yang turut menjadi korban sempat berencana baru, akan berangkat setelah salat subuh.

“Sebenarnya orang tua pengantin mau berangkat setelah salat Subuh, tapi karena lebih banyak yang mau berangkat setelah acara korongtigi maka berangkat sekitar pukul 11.00 WITA,” ungkap warga.

Pengantin Laki-laki Dilupakan

Kejadian janggal lainnya diungkapkan Rabanai. Saat semua pengantar pengantin berangkat, pengantin laki-laki malah dilupakan.

“Saat semua berangkat tadi malam sekitar pukul 11.00 WITA, pengantin pria dilupakan, ditinggal di dalam kamar, akhirnya dipesankan mobil lain,” kata Rabanai suami tante pengantin pria.

Menurut Rabanai, hal itu dilakukan saat ada yang menelepon ke keluarga menanyakan pengantin, saat itu mereka berada di Kabupaten Bulukumba.

“Pak imam sempat menelepon, cari pengantin pria, karena dia lupa, jadi saya cari pengantinnya. Saat saya tanya, pengantin masih di dalam kamar, pengantin laki-laki tidak tahu, kalau pengantarnya sudah berangkat,” kata Rabanai mengungkapkan.

Sumber : Suara.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page