LUTIM–Seorang bocah sekolah dasar (SD), ditemukan tak bernyawa, Rabu (31/10/2018), setelah diketahui tak pulang kerumahnya di sejak sepulang sekolah siang tadi
SHN (8) ditemukan tergeletak diparit perkebunan sawit Kecamatan Wasponda Luwu Timur (Lutim) tanpa busana bersimbah darah dengan 37 luka tusukan disekujur tubuhnya.
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Albar Andi Malloroang mengaku telah mengamankan pelaku pencabulan dan pembunuhan murid SD tersebut.
“Motif pelaku hingga korban dibunuh karena korban menangis keras saat dicabuli,”kata Akbar
Pelaku berusaha memasukan alat vitalnya ke alat vital korban hingga korban menangis keras.
Pelaku Jasmin (25) warga Dusun Birono Jaya, Desa Parumpanai Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur.
“Pasal yang diterapkan kepada pelaku adalah pasal 338 dan 285 serta dikenakan pula undang-undang perlindungan anak “tutur Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Albar Andi Malloroang, Rabu (31/10/2018).
Dihadapan penyidik reskrim Polres Lutim, pelaku Jasmin (25) mengakui perbuatannya mencabuli dan membunuh SHN murid SD.
Sumber : Turateanews.id
