Indonesia Ada Potensi Hujan Es, BMKG Imbau Beberapa Daerah Ini Termasuk Jambi

NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan akan adanya potensi hujan es, di sebagian besar wilayah Indonesia dalam satu pekan ke depan.

Potensi hujan es yang di prediksikan di Indonesia itu, merupakan bagian dari cuaca ekstrem, yang di prakirakan akan terjadi di Tanah Air seminggu ke depan.

Selain hujan es, BMKG memprakirakan akan terjadi hujan yang terjadi sporadis, lebat dan berdurasi singkat yang di sertai petir juga angin kencang.

Baca juga : Wacanakan Jalur Kereta Api Pengangkut Batu Bara di Jambi, Ini Kata Gubernur

Cuaca ekstrem ini, bahkan berpotensi memicu bencana alam berupa banjir, tanah longsor, dan angin puting-beliung. Demikian di beberkan BMKG seperti melansir dari Antara, Selasa (14/9/2021).

Menurut BMKG, hujan es adalah fenomena cuaca biasa dan sering terjadi pada masa transisi atau pancaroba. Baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Berikut adalah indikasi-indikasi terjadinya hujan es menurut BMKG:

  • Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah
  • Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat di tunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (> 4.5°C) di sertai dengan kelembaban yang cukup tinggi di tunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60%)
  • Mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis – lapis). Di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu – abu menjulang tinggi seperti bunga kol
  • Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu – abu atau hitam yang di kenal dengan awan Cb (Cumulonimbus).
  • Pepohonan di sekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat.
  • Terasa ada sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri
  • Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba – tiba. Bila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.
  • Jika 1 – 3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim pancaroba, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun di ikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak

Potensi Banjir

Sebelumnya BMKG mengatakan potensi banjir paling besar ada di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur. Empat daerah ini berpotensi mengalami bencana banjir dalam tiga hari ke depan.

Berita lain : 2 Anggota Dewan Nyaris Adu Jotos, Ketua DPRD Provinsi Jambi: Sudah Mesra Kembali

Selain empat provinsi ini, BMKG memperingatkan potensi hujan lebat yang dapat di sertai kilat/petir/angin kencang dalam periode 13 hingga 20 September 2021. Di antaaranya di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau. Kemudian Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

Kemudian Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara. Terakhir Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

 

Sumber : Suara.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube