JAMBI – Komunitas Teater Air Jambi menggelar program Monofolk Tur di SMAN 5 Merangin sebagai upaya memperluas akses pembinaan sastra dan seni peran bagi pelajar di daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Aula SMAN 5 Merangin itu diikuti 25 peserta didik. Selama pelatihan, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai minat, yakni penulisan cerpen, puisi, naskah monolog, serta pelatihan keaktoran.
Salah satu tim Komunitas Teater Air Jambi, Oki Akbar, mengatakan program tersebut mendapat dukungan dari Kementerian dan menyasar sekolah-sekolah yang memiliki potensi di bidang sastra dan seni peran, namun masih minim pembinaan karena berada di wilayah yang relatif terpencil.
“Di Kabupaten Merangin, SMAN 5 Merangin menjadi satu-satunya sekolah yang kami nilai memiliki potensi besar di bidang sastra dan keaktoran. Nama sekolah ini cukup sering muncul dalam berbagai lomba sastra tingkat provinsi. Karena itu kami ingin memberikan pelatihan dan pembinaan secara langsung,” ujar Oki.
Menurutnya, hasil pelatihan melampaui ekspektasi tim pelaksana. Antusiasme siswa terlihat dari bertambahnya jumlah peserta dibandingkan target awal yang telah ditetapkan.
“Ini menjadi bukti bahwa semangat peserta didik untuk mempelajari dunia sastra dan seni peran sangat tinggi. Kami berharap sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program ini dapat terus berkembang dan meraih prestasi dalam berbagai ajang sastra maupun teater,” katanya.
Pihak SMAN 5 Merangin menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala SMAN 5 Merangin menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Teater Air Jambi yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan program.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Komunitas Teater Air Jambi yang telah hadir di sekolah kami yang berada di daerah. Kehadiran mereka memberikan pengalaman serta ilmu yang sangat bermanfaat bagi peserta didik dalam bidang sastra dan seni peran,” ujarnya.
Melalui program Monofolk Tur, diharapkan semakin banyak pelajar di daerah yang memperoleh kesempatan mengembangkan kreativitas, kemampuan menulis karya sastra, serta keterampilan seni peran sebagai bekal untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
