SENGETI – Beredarnya surat kebijakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Muarojambi, minta jatah makan gratis mendapat komentar dari berbagai pihak. Dewan Muaro Jambi Minta Defenitifkan Kadisdik, ini ujar Salah satunya dari DPRD Muaro Jambi Komisi I.
Ulil Amri anggota Dewan Muaro Jambi Komisi I yang membidangi pendidikan, mengatakan atas kebijakan yang diambil Plt Kadisdikbud Muarojambi Suriadin. Di mana mengeluarkan edaran yang menyusahkan pihak kantin, dengan meminta makan gratis. Dan memohon bantuan membayar listrik dan PDAM.
“Saya merasa kecewa dengan informasi tersebut, kebijakan yang di nilai mencoreng nama pemda Muarojambi,” jelasnya, Senin (10/8/2020).
Baca juga : Pertama Kali Digunakan, LIDAR Ungkap Peradaban Candi Muaro Jambi
Selain itu, Ia juga menilai diantara banyak OPD di lingkungan Pemkab Muarojambi, Dinas Pendidikan disebut-sebut sebagai dinas yang paling tidak maksimal dalam memberikan kebijakan. Tentunya dalam menyerap Aspirasi, yang berkaitan dengan dunia pendidikan di Kabupaten Muarojambi.
“Seharusnya selaku Plt Kadis memikirkan, dan membuat kebijakan dengan hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Pendidikan. Apalagi ditengah pandemi Covid-19,” sebutnya.
Untuk diketahui sejak 2018 hingga sekarang, jabatan kadisdik secara definitif belum ada. Bupati Masnah Busro hanya mengganti Plt kadis dengan Plt kembali, Bukan dengan kadis definitif.
“Sejak saya mundur dari kadis pendidikan tahun 2018 lalu, sampai sekarang masih Plt juga. Yang pertama itu setahun lebih, dan Plt sekarang merangkap jabatan. BKD sekaligus Diknas, jadi bagaimana mau optimal,” katanya.
Lihat juga video : klik disini
Ia meminta kepada Bupati segera mengganti Plt ini dan supaya segera di angkat kadis secara Definitif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Segera dilaksanakan lelang jabatan, jangan ditunda tunda lagi, termasuk mendifinitifkan pejabat eselon 3 eselon 4 dan jabatan fungsional yang statusnya Plt,” tegas Ulil Amri.
