VIRAL – Lagi-lagi peristiwa naas kembali gegerkan jagat maya. Betapa tidak, usai asyik genjot PSK di semak-semak, seorang kakek tiba-tiba kejang-kejang hingga tewas.
Sebelumnya, Seorang kakek berinisial AHM (65), Warga Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung di temukan meninggal dunia, seusai berhubungan intim dengan salah satu PSK berinisial SH (40) di semak-semak area persawahan sekitar gudang semen Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Demak Jumat (30/07) malam.
Baca juga : Kapolda Sulut Turun Tangan, Calon Polisi Namanya Di ganti, Akhirnya Dinyatakan Lulus
Menurut keterangan saksi 1, SH (40), sekitar pukul 20.00 WIB korban bertemu dengan dirinya karena sudah janjian di depan gudang semen Brumbung.
Setelah melakukan transaksi, mereka sepakat untuk melakukan hubungan badan. Parahnya kakek ini genjot PSK tersebut di semak-semak, yang berada di area persawahan tak jauh dari gudang semen.
Kemudian, usai korban dan saksi melakukan hubungan badan, sesaat korban mengenakan baju. Namun naasnya, korban tiba-tiba terjatuh dengan posisi telungkup dengan suara mendengkur. Bahkan, nafasnya tersengal-sengal.
“Usai memakai baju, saya melihat pak AHM jatuh tersungkur ke depan, dengan suara mendengkur. Saya takut dan panik, saya meminta tolong kepada suami saya yang menunggu di gudang semen,” ujar SH.
Suami SH kemudian mengajak salah seorang warga, yang berada di angkringan dekat gudang semen untuk mengecek kondisi korban.
Kronologis
Sesampainya di lokasi, mereka segera membalikkan tubuh korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. Lalu mereka segera melapor ke Polsek Mranggen dan Koramil 12/Mranggen, yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.
Tak berselang lama, piket Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Sertu Sucipto dan anggota Polsek Mranggen tiba di lokasi. Mereka membawa jasad korban ke Rumah Sakit Pelita Anugerah Mranggen, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berita lain : Gila, Seorang Siswi SMP Hamil Usai Dicabuli Ayah dan Pamannya Sendiri
Menurut dr. Maria Yesica, petugas rumah sakit, di tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Kuat dugaan korban menginggal dunia karena serangan jantung.
“Kuat dugaan karena serangan jantung. Ini bisa karena korban mengkonsumsi obat kuat atau yang lainnya. Tapi untuk keterangan lebih detailnya, nanti kita tunggu saja keterangan dari pihak Polsek Mranggen. Posisi korban saat ini sedang d ilakukan visum oleh pihak rumah sakit,” ungkap piket Koramil 12/Mranggen Sertu Sucipto, sesaat mengantarkan jenasah SHM bersama anggota Polsek Mranggen ke rumah sakit.
Sumber : Pojoksatu.id
