BERITA MERANGIN – Pasca di lantik Bupati Merangin, pekerjaan Plt Kepala Dinas Kesehatan Merangin terbatas. Polemik di Dinkes Merangin mencuat, salah satunya mantan Kadinkes kunci ruang kerja.
“Kalau saya tidak ada masalah. Kunci tu ado di Cleaning Service. Cleaning Service pegangnyo,” kata Abdaei saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (2/11/2021).
Baca juga : Rebut Runner Up Setelah Paksa Jambi United Pinalti, Bupati : Kalian Buat Bangga
Masih penyampaian Abdaei, soal barang-barang tersebut Ia mempersilahkan untuk pejabat baru memakainya.
Lantas, bagaimana dengan serah terima jabatan? Plt Dinas Kesehatan Merangin, Syaidina Ali dan jajarannya tak hanya mempersiapkan prosesi. Akan tetapi juga untuk penghargaan pada Abdaei.
“Apa yang mau di serahkan? Dia PPK SPKD. Kini bertambah Cuma dari PA. Untuk pencairan selanjutnya, Ia yang tanda tangan,” katanya.
“Terkecuali Ia dari dinas lain, masuk kesitu mungkin sayo tutup. Ia dalam sistem,” tambahnya.
Lalu, bagaimana dengan pembicaraan dengan Plt baru-baru ini dan sempat membuat jadwal pada Senin (25/10/2021) kemarin? Hal ini juga yang membuat Dinkes Merangin mempersiapkan prosesi dan penghargaan tersebut.
“Saya sudah keluar, saya pula yang mengatur-ngatur? Tidak ada lagi hak saya,” jawabnya.
Menariknya, hal itu terjadi pada prosesi Abdaei yang menempati posisi kepala dinas mengantikan Solahuddin.
Seperti halnya Syaidina Ali, Abdaei juga menjabat sebagai Plt kala itu dan beberapa bulan kemudian, duduk sebagai pejabat definitif.
Persoalan Mobil Dinas
Mungkin, bilang pengurus PMI Merangin itu, persoalan mobil dinas yang memberatkan. Namun katanya, mobil dinas itu sudah di serahkan ke bidang aset sebelum pelantikan.
Pada 21 Oktober 2021 lalu, Bupati Merangin, Mashuri merotasi Abdaei dari Dinas Kesehatan Merangin ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB)
“Apa karena itu serah terima. Jadi saya dengan aset, menyerahkan dengan aset,” katanya.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Sementara sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Merangin, Syaidina Ali bergerak cepat usai bupati melantiknya. Capaian vaksinasi menjadi kejaran Ali yang terlihat dalam rapat di Aula Dinas Kesehatan.
Masalahnya, ruang kerja Kepala Dinas tertutup berikut fasilitas kerja. Hal ini, bakal berdampak pada target bupati yang berjanji memberikan reward. (Red)
