OLAHRAGA – Kejuaraan PBSI Merangin Cup 2021 menjadi ajang unjuk kemampuan Divyanisa Tantri Haryono (5), aset Bulutangkis Merangin. Ia telah mengikuti sejumlah kejuaraan sejak usia 4 tahun.
Murid TK Mukti Tama itu telah mengikuti lomba sejak 2020 silam. Kompetisi antar klub Jambi wilayah Barat, menjadi awal Ia bertanding.
Selanjutnya, Ia tercatat 4 kali mengikuti perlombaan bulutangkis pada 2021, yakni di Kota Jambi sebanyak 2 kejuaraan. Kemudian Ia mengikuti kompetisi di Bungo dan Merangin.
Meski usianya paling kecil, pemain PB Kamajaya Merangin itu sepertinya tak punya rasa takut. Bahkan ketika tahun ini berusia 5 tahun, Ia tak gentar menghadapi lawan mainnya berusia 8 tahun.
Meski tumbang 2 set, Tantri cukup memberikan perlawanan pada Nadzila, dari PB Bungo Sport 17-21 dan 15-21.
Baca Juga : Usulan Wakil Bupati, DPRD Merangin Deadline 1 Pekan
Bergabung dengan klub di usia dini, membuatnya terbiasa berkompetisi. Terbiasa berkomunikasi dan bersosialisasi di klub, mengasah mentalnya dengan baik.
“Kalau anak-anak lain malu-malu, kalau Divyanisa ngak, cuek bae. Dia sudah terbiasa berhadapan dengan lawan, jadi tidak canggung lagi,” kata Haryono, sang ayah.
Jika anak seusianya asik bermain dan bermanja, putri bungsu pasangan Haryono-Dian itu menghabiskan waktu di lapangan bulutangkis.
Lihat Video : Detik-detik Tim Gabungan Ratakan Gudang Minyak Ilegal di Muaro Jambi
Ia kadang berada di sudut lapangan, kemudian ikut berlatih. Terkadang terlihat menonton pertandingan, lain waktu Ia tampak bercanda bersama kakak perempuannya, Ferysa.
Akankah Divyanisa menjadi atlet dan aset kebanggaan bulutangkis Merangin? Atau menjadi bagian PBSI Merangin menjadikan Merangin sebagai juara bulutangkis di Jambi?
