SAROLANGUN – Realisasi anggaran di Pemerintah Kabupaten Sarolangun hingga semester satu 2019 ini, masih dibawah 50 persen.
Tercatat hingga Mei 2019, keseluruhan realisasi fisik dan belanja sudah terealisasi dengan persentase 40 persen.
Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri mengaku, laporan hingga Juli 2019, ia belum menerima dan baru Mei. Diakuinya, dengan waktu yang sudah berjalan, realisasi sedikit terlambat.
Keterlambatan tersebut kata Wabup Sarolangun, terjadi pada sisi perencanaan hingga pada proses lelang. Proyek yang seharunya sudah dilakukan pelelangan, sampai hari ini ada beberapa yang belum dilelang.
“Kita segera koodinasi PU agar untuk segera proses seperti lelang,” tuturnya. (*)
