SAROLANGUN – Kondisi cuaca bersuhu panas tetapi terkadang diselingi hujan saat ini, berdampak pada kondisi kesehatan. Perubahan cuaca dari terik matahari yang panas di musim yang sudah masuk pada kemarau menjadi hujan dan udara yang tiba-tiba dingin dan suhu sering berganti, menurunkan daya tahan tubuh.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun, H Adnan HS SE M.Kes menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca yang drastis ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan.
“Tentu saja akan membuat tubuh harus pandai beradaptasi dengan cuaca. Untuk itu dibutuhkan stamina yang fit. Jika tidak, tubuh menjadi kurang dapat beradaptasi. Inilah yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit,” kata Adnan kepada Dinamika Jambi (16/8)
Masih kata Kadis, terutama bagi mereka yang sering bekerja keras dan kurang beristirahat, menurunkan daya tahan tubuh. Alhasil, tubuh mudah terserang penyakit seperti demam, flu dan diare.
Salah satu cara mencegahnya dengan selalu menjaga kesehatan serta kebersihan. Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut adalah yang terjamin kebersihannya.
“Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah,” terangnya.
Kadis menghimbau kepada seluruh warga untuk berprilaku hidup sehat dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, menjaga gizi makanan serta rutin berolahraga, agar terhindar dari penyakit tropis.
