Curhat Tak Punya Uang, Keperawanan Gadis ABG Ini Malah Dijual 10 Juta

BERITA VIRAL – Berawal dari curhat tak punya uang pada seseorang, keperawanan gadis ABG ini malah dijual ke pria hidung belang seharga Rp 10 juta. Parahnya, sang penjual minta jatah berhubungan dan imbalan  30 persen.

Padahal, wanita malang ini cuma curhat, tapi kok malah keperawanan gadis ABG ini dijual 10 juta. Tak ayal, sang pelaku pun langsung di bekuk polisi.

Baca juga : Heboh, Oknum Anggota DPRD Partai Nasdem Remas Nenen Istri Orang, Pas Suaminya ke Toilet

Sebelumnya, Henry Yuliansyah di bekuk Reskrim Porlrestabes Surabaya. Pria 38 tahun itu menjual keperawanan ABG cantik, berinisial AW (19) seharga Rp 10 juta.

Dari nilai transaksi itu, Henry meminta jatah 30 persen dari penjualan. Pembelinya seorang pria kaya di Yogyakarta. Padahal, si cewek asal Blora, Jawa Tengah, itu sebenarnya hanya curhat tak punya uang.

Namun akal bulus Henry ampuh. Dari bujuk rayu dan sedikit paksaan, akhirnya cewek cantik itu tak berdaya menolak solusi yang berikan Henry.

Pengakuan ini di sampaikan Henry kepada wartawan, di Polrestabes Surabaya.

Ia juga mengatakan kalau perkenalannya dengan korban, berawal dari curhat kemudian berlanjut ke proses transaksi jual beli keperawanan.

“Awalnya kenal dan curhat. Sampai akhirnya, kita tawari dan berikan waktu ke dia (korban.red). Sampai akhirnya di jual harga Rp 10 juta,” kata Henry di Mapolrestabes Surabaya, seperti di kutip dari Suara.com, Rabu (5/5/2021).

Tak hanya menikmati hasil penjualan korban, pelaku ternyata juga menikmati tubuh korban. Bahkan dengan paksaan pelaku, meminta korban melayani nafsunya.

Ancam Hingga Jamah Tubuh Korban

Usai menikmati tubuh korban, pelaku masih melakukan ancaman, dan bahkan merenggut tubuh korban.

Sebenarnya si cewek sempat meminta keluar dari cengkeraman Henry. Namun korban yang minta berhenti, jadi pekerja seks dan ingin hidup normal. Namun justru di ancam akan di sebarkan foto bugil korban.

Bahkan pelaku juga mengancam akan menyebarkan foto dan aib korban, ke keluarga besarnya. Hal ini yang membuat korban terancam dan takut ke pelaku.

“Saya kenal ya sekitar November 2020 lalu. Sampai akhirnya saya bawa ke Surabaya dan menjualnya, dengan harga Rp 1,5 juta. Saya dapat bagian Rp 500 ribu, untuk bayar hotel dan jatah bagian saya,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahardian menjelaskan, tersangka ini juga pernah mengajak korban ke Yogyakarta. Sampai akhirnya berujung transaksi prostitusi di Kota Surabaya.

“Kepada tersangka korban di jual ke temannya seharga Rp 10 juta, untuk keperawanan korban. Korban juga di jual di Kota Surabaya seharga Rp 1,5 juta, usai perawannya hilang. Malah korban juga harus memenuhi nafsu bejat pelaku,” katanya.

Berita lain : Gawat, Bulan Puasa Malah Ngamar di Hotel, Belasan Pasangan di Jambi Digerebek Polisi

Pelaku dan korban, kini sudah di amankan di Mapolrestabes Surabaya, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Petugas melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), menjerat pelaku dengan pasal 2 UU no 1 2007 dengan ancaman minimal 3 tahun.

SumberSuara.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033