Usai Dialog Kebangsaan, GMNI Jambi Berbagi Sembako, Empati Pada Pandemi

BERITA JAMBI – Sukses mengelar Dialog Kebangsaan bersama Kapolda Jambi, GMNI Jambi terus menarik perhatian, buktinya, Senin (26/4/2021) mereka bikin aksi lagi, turun untuk berbagi sembako.

Aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jambi itu tak lain sebagai wujud rasa empati pada masyarakat. Ya, mereka bergerak dan peduli atas pandemi yang berdampak besar itu.

Puluhan paket sembako mereka bagikan di kawasan Pattimura, Kota Jambi. Ketua GMNI Jambi Eldaniel Siallagan mengatakan, berbagi sembako ini merupakan wujud rasa kemanusiaan antar sesama.

Baca Juga : Menjadi Garda Terdepan Untuk NKRI, DPC GMNI Jambi Gelar Dialog Kebangsaan

“Ini tahun kedua Pandemi Covid-19 menerpa Indonesia. Turut berdampak bagi perekonomian masyarakat,” katanya lirih saat turun ke masyarakat.

Kondisi makin patut jadi perhatian, bilang El, pasca kebijakan pemerintah. Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 secara resmi memberlakukan pelarangan mudik Lebaran 2021.

Kendati demikian, pandemi ini musti terus di tanggulangi, terlebih dampak ekonomi. Menurut Mahasiswa Ilmu Politik Unja Ini, semua kalangan harus terus bergerak dan berupaya menekan dampak Covid-19.

“Nah, GMNI Jambi itu hadir sebagai organisasi yang gandrung akan sikap Nasionalisme. Apalagi saat-saat sekarang, sudah memasuki tahun kedua Pandemi Covid-19, tentu berdampak bagi perekonomian masyarakat. Bagaimana kita hadir di tengah masyarakat, untuk sedikit meringankan beban dan kesedihan mereka,” ungkap Eldaniel.

Berita Lainnya : Dies Natalis GMNI Jambi yang Ke 67, Kapolda : Kedepankan Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

Selanjutnya, Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung di gelarnya aksi sosial ini. Bebernya, semoga hal ini menjadi amal ibadah, dan menyambung tali silaturahmi antar sesama umat manusia.

“Kami ucapkan terimakasih ya, pada seluruh pihak yang turut mensupport terselenggaranya kegiatan ini. Semoga, ini menjadi amal ibadah kita, tanpa harus menghitung apa yang sudah kita perbuat,” jelasnya.

Mahasiswa Kritis? Tapi Harus di Sayang Masyarakat

Selanjutnya, di tempat berbeda, Zoyverto selaku Wakil Ketua Bidang Agraria juga turut angkat bicara.

Akrab di sapa Zoy mengatakan, sebagai mahasiswa apalagi telah berkecimpung dalam Organisasi Eksternal Kampus, perlu adanya suatu peran maksimal di tengah masyarakat.

Yang mana, asumsinya berkata, persepsi mahasiswa di benak masyarakat saat ini identik dengan demonstrasi melulu sehingga menjadi sebuah momok.

Lantas melihat persoalan itu, Mahasiswa S1 Pertanian Unja ini mengatakan, untuk menepis stigma tersebut di butuhkan program nyata yang berdampak baik bagi masyarakat.

“Ini penting, bagaimana kedepannya kita bisa merubah mindset. Bahwa, sejatinya gerakan itu tidak identik dengan Toa saja. Kita harus dekat dengan Masyarakat, melalui aksi-aksi sosial misalnya. Sehingga, disamping kita mengkritisi kebijakan, masyarakat juga sayang sama mahasiswa, ” ungkap Zoy.

Terakhir, Pria kelahiran Tanjung Balai ini juga menambahkan, GMNI hadir kembali di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah sejak 2017 silam.

Lihat Juga Video : Ruang Hijau, Tempat Nongkrong Bernuansa Alam di Kota Jambi Yang Lagi Hits

Yang mana, satu pekan lalu baru saja menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD), di pimpin oleh Eldaniel Siallagan selaku Ketua dan Sekretaris Reinhadt P Antonio.

Pun saat ini juga, pihaknya telah memiliki salah satu Kader, yang berkiprah sebagai Pengurus Pusat GMNI. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube