SUMUT – Dua lelaki diantarkan warga ke Mapolsek Sunggal dalam kondisi berdarah-darah, Senin (24/6) sekira jam 17.00 Wib.
Menurut salah seorang warga yang ikut mengantarkan kedua lelaki itu, keduanya ditangkap massa sesaat setelah menjambret handphone milik seorang perempuan di Jalan Ringroad.
“Baru aja bang, di simpang Jalan Asoka tadi ditangkap,” ujar pria itu.
Kedua pria itu mengaku bernama Dedi Pranata (25) dan Jansen Sihombing (25) warga Jalan Jambi, Medan Perjuangan.
Sementara itu, perempuan yang menjadi korban mengaku dijambret persis di depan Warung Nenek, Jalan Ringroad.
Wanita berhijab yang tak mau menyebutkan namanya itu mengatakan, saat itu dia sedang hendak pergi ke salah satu cafe berada di Jalan Ringroad mengendarai sepedamotor. Tiba-tiba kedua pria yang tidak dikenal memepet kendaraan yang dikemudikannya.
“Saya dari Diski, mau ke warung Up Normal. Tiba-tiba ditarik mereka HP saya,” ucap korban di halaman Polsek Sunggal.
Kaget karena HP-nya berpindah tangan, wanita itu pun langsung berteriak. Warga sekitar dan pengendara yang sedang melintas segera merespon dengan mengejar kedua pelaku.
Sempat terjadi kejar-kejaran, namun tiba di persimpangan Jalan Bunga Asoka, laju kendaraan pelaku akhirnya terhenti karena lalulintas di lokasi tersebut sedang padat.
“Pas di simpang itu, kan lampu merah. Katanya ada ojol yang mukul,” sebut korban lagi.
Akibatnya, kedua pria pun terjatuh dari sepedamotornya. Spontan warga yang sudah mengejar langsung menghujani keduanya dengan pukulan.
“Pas dipukul ojol itu, mereka jatuh. Langsung disambut sama warga,” sahut pria yang ikut mengantarkan pelaku itu lagi.
Aksi main hakim sendiri itu akhirnya terhenti ketika seorang personel TNI kebetulan melintas di sana. Dia kemudian turun dan mengamankan kedua pelaku dari amuk warga.
Dibantu beberapa warga lainnya, kedua pelaku pun diboyong ke Polsek Sunggal beserta sepedamotor Honda Beat BK 3034 AHN yang digunakan keduanya. Sementara korban juga turut membuntuti dari belakang guna membuat laporan pengaduan.
“Untung aja lewat tentara itu bang. Kalau nggak udah habis orang ini dimatikan warga,” beber pria berambut gondrong itu.
Menurut saksi tersebut, dari jok sepedamotor kedua pelaku, warga juga menemukan sandal perempuan. Temuan itu membuat warga berspekulasi dan semakin geram.
“Di dalam jok ada sandal cewek. Jadi menurut warga, kemungkinan kereta ini curian juga, atau pinjaman,” cetusnya.
Sementara kedua pelaku saat berada di Polsek Sunggal terlihat menunduk dan tak ingin memperlihatkan wajahnya. Sesekali dari mulut keduanya terdengar suara rengekan mirip orang menangis.
“Kalau berhasil ketawa-ketawa kau. Kalau ketangkap menangis kau. Tunjukkan muka mu, tapi preman kau!” hardik seorang pengunjung di Polsek Sunggal yang ikut melihat kedua pelaku diamankan.
Hingga berita ini diterima redaksi, korban sedang membuat laporan pengaduan.
Sumber Berita : Klik Disini
