VIRAL – Salah satu kekayaan Indonesia yang tak dimiliki bangsa lain, adalah keberagaman suku dan budaya. Seiring dengan perkembangan informasi, budaya dan suku di Indonesia kerap kali menyita perhatian. Seperti pernikahan satu ini, menjadi viral dengan besarnya mahar.
Lamaran Muh Ridwan pada Hj Hastuti, Minggu (23/06/2019) viral di berbagai media sosial. Gadis cantik asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan itu dilamar dengan mahar atau uang panai 500 juta dan emas 200 gram.
Tak cuma itu, masih ada 1 hektar tanah, 1 mobil, 1 rumah, 1 ton beras dan 1 ekor kuda. Waduh. Bikin jomblo keringatan.
Muh Ridwan sendiri merupakan anak pengusaha H Mansur Dg Tompo, yang tinggal dikampung Tanatoa, Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Sementara Hj Hastuti anak dari pasangan H Ismail Daeng Rapi – Hj Mariati. Dia seorang pedagang emas, yang tinggal di Kampung Balang Pasui, Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara.
“Jadi besangku itu pedagang emas, mereka juga sudah lama pacaran dan telah melangsungkan pernikahan bulan ramadan lalu, namun baru dipestakan,” kata Daeng Tompo sebagaimana dilansir Tribunnews.
Viralnya pernikahan ini, mendapat berbagai reaksi warganet. Ada yang menyoroti besarnya mahar, ada pula yang menerangkan soal budaya setempat.
“Itu adatnya sana lur, saudara teman saya gitu lw nikahan. Lw dari keluarga tdk mampu minimal punya rumah maharnya lw g’ da itu Ra Sido kawin,” komentar Timur.
Bagi warga Sulawesi, uang panai sendiri memang tak jarang wah dan wow. Malahan, mahar rumah dan kebun sudah menjadi mahar ‘standar’.
Beberapa hari lalu, uang panai juga kembali heboh di Jeneponto. Seorang polwan cantik di Bantaeng, yang diberi uang panaik sebesar Rp 300 juta.
Gadis beruntung tersebut adalah IIn Ariska Syahrir, seorang Polwan yang bertugas di Polres Banteng.
Ia dilamar oleh pria bernama Muh Irsam Mulia Nasir, yang diketahui merupakan politisi PDIP asal kabupaten Jeneponto.
Selain uang Rp 300 juta, keluarga Irsam juga menyerahkan 1 hektar tanah, 1 ton beras, 1 ekor kuda, dan 1 stel perhiasan emas.
