VIRAL – Polisi memastikan sedikitnya 26 orang tewas dan 52 lainnya luka-luka akibat serangan penembakan di Kota Nakhon Ratchasima, Sabtu 8 Februari 2020 pagi. Korban berjatuhan, diidentifikasi seorang tentara Thailand yang ngamuk.
“Penembak itu masih berada di pusat perbelanjaan Century 21 dan belum ditangkap,” kata polisi seperti dilansir Reuters.
Polisi mengidentifikasi pelaku bernama. Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Jakrapanth Thomma.
Insiden serangan oleh Jakrpatanth sebelumnya diungkapkan melalui pesan yang dikirimkan oleh juru bicara kepolisian Thailand, Kissana Phathanacharoen kepada wartawan.
Jakrapanth sempat menulis di laman Facebook-nya bahwa “kematian tidak bisa dihindari untuk semua orang”.
Dia juga mengunggah foto dengan tangan memegang senjata. Setelah melakukan serangan, Jakrapanth menulis “Haruskah saya menyerah?”
Jakrapanth melepaskan tembakan ke berbagai lokasi di Kota Nakhon Ratchasima di timur laut Thailand, sekira 250 km dari Bangkok.
“Kami tidak tahu mengapa ia melakukan ini. Tampaknya ia gila,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Kongcheep Tantrawanit.
Media lokal menunjukkan rekaman Jakrapanth keluar dari mobil di depan pusat perbelanjaan dan melepaskan serangkaian tembakan hingga membuat orang berlarian.
Suara tembakan terdengar di video. Satu video dari saksi mata menunjukkan seorang pria berlumuran darah di sebuah mobil. Tidak jelas apakah dia termasuk korban yang tewas.
Video lain memperlihatkan ada 4 orang telah ditembak dan tidak menunjukkan tanda-tanda gerakan.
Saluran televisi Thailand One mengatakan dia mendengar suara tembakan ketika berada di pusat perbelanjaan dan bersembunyi di sebuah toko pakaian sebelum melarikan diri.
Penembak itu awalnya pergi ke sebuah rumah di kota itu dan menembak mati dua orang.
Baca Juga : Nekat dan Ekstrim, 2 WN Thailand Telan 1 Kg Sabu
Baca Juga : Manfaatkan Layanan Iklan Online Untuk Curi Motor, TNI Gadungan Ini Diringkus Polisi
“Dia juga menembak orang di pangkalan militer,” kata mereka.
Baca Juga : Minibus Bawa Siswa Tentara Masuk Jurang, 1 Meninggal
Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul di halaman Facebook-nya meminta orang-orang untuk menyumbangkan darah di empat rumah sakit di sekitar Korat.
Panglima Angkatan Darat Thailand Apirat Kongsompong mengeluarkan perintah bagi komandan pasukan setempat untuk bergegas ke lokasi dan menyelidiki.
Sesaat setelah aksi Tentara Thailand, tagar #KoratShootingRampage dan #SaveKorat menjadi tren di media sosial di Thailand.
Sumber : Klik Disini
