HUKRIM – Bentrok SAD Vs PT SAL, Minggu (12/4/2026) bakal berlanjut lagi. Informasi terbaru, kelompok SAD menuntut 1 anggota hilang pasca bentrok.
Sebagai informasi, bentrokan antara Suku Anak Dalam (SAD) dengan PT Sari Aditya Loka (PT SAL) dipicu penempatan 60 personil satuan pengamanan.
Baru ditempatkan 2 hari di Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, pecah bentrok berdarah. Ratusan SAD terlibat serangan kantor dan terbakarnya perumahan di perusahaan Astra Agro Lestari itu.
Pasca bentrok 2 anggota SAD dirawat di Rumah Sakit Kolonel Abundjani, 1 anggota hilang bernama Nyatan.
“1 anggota ini belum ditemukan. Mereka menuntut itu. Kemungkinan akan terjadi serangan,” ungkap sumber terpercaya, Senin (13/4/2026).
Baca Juga : SAD Vs PT SAL Bentrok Lagi, Perumahan Dibakar, 8 Jadi Korban
Sementara 60 personil pengamanan dari NTT sendiri, sudah tak lagi berada di lokasi. Menurut sumber, puluhan personil sudah berada di Sarolangun.
“Sudah di evakuasi ke Sarolangun untuk pengamanan,” tambah sumber.
Sementara Comunity Development Officer (CDO) PT SAL II, Ahmad Kartubi belum memberikan jawaban. Beberapa kali komunikasi, Ia mengaku jaringan buruk.
Termasuk pesan whatsapp, belum dijawab Kartubi terkait situasi di lokasi.
Hal senada didapatkan dari Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H belum menjawab pertanyaan media ini.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Redaksi menyampaikan:
Hak Jawab (Pasal 5 ayat 2): Redaksi memberikan ruang seluas-luasnya kepada pihak terkait, tanggapan, regulasi atau sekadar narasi di media massa.
