Nekat dan Ekstrim, 2 WN Thailand Telan 1 Kg Sabu

0
179

BALI – Prakob Seetasang (29) dan Radisson Phenlamat (20), warga asal Thailand ditangkap petugas bea cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai. Mereka diketahui menyelundupkan narkotina jenis sabu dengan total berat 1.082,48 gram alias 1,08 kilogram dengan cara menelannya.

Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono menjelaskan keduanya diamankan di Terminal kedatangan internasional pada Selasa (13/5) sekitar pukul 02.00 WITA. Mereka terbang dari Bangkok Thailand dan menumpang maskapai Air Asia FD 398.

Saat dilakukan pemeriksaan X-ray terhadap keduanya, petugas curiga ada benda mencurigakan. Pemeriksaan diteruskan dengan pemeriksaan badan dan rontgen di rumah sakit.

“Berdasarkan hasil rontgen, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan PS dan AP,” kata dia.

Petugas lantas mengeluarkan barang tersebut di rumah sakit BMC, Kuta, Badung. Ternyata ada 49 bungkus plastik berisi bubuk berwarna putih yang merupakan narkotika jenis metamphetamine dengan berat total 528,03 gram brutto atau 482,46 gram netto dan 51 bungkus plastik berisi bubuk berwarna putih yang merupakan narkotika jenis metamphetamine total seberat 554,45 gram brutto atau 507,02 gram netto.

Keduanya menggunakan metide telan untuk menyelundupkan barang tersebut. Ia menjelaskan, cara ini terbilang ekstrem dan berbahaya. Selain membahayakan juga sulit dideteksi.

Barang bukti tersebut ditaksir bernilai Rp 1,48 miliar dengan kuota konsumsi untuk 4.947 orang.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 102 huruf (e) j.o Pasal 103 huruf (c) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan j.o Pasal 113 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal tahun.

Sumber Berita : Klik Disini