MUARO JAMBI – Baru kali ini ada perhatian terhadap penanggulangan sampah yang bertumpuk di Pasar Senin Petaling Jaya.
Memang, persoalan sampah sudah bertahun tahun lamanya dan sudah menjadi pemandangan hari hari masyarakat sekitar.
Masyarakat berharap tempat pembuang sampah yang baru, menjadi solusi yang selama ini dirasakan masyarakat. Namun sayangnya, tempat pembuangan dari Dana Desa itu, belum digunakan.
Saat dibincangi dinamikajambi di kediaman Ketua BPD mengatakan memang sudah ada tempat pembuangan sampah untuk dan solusi di apakan sampah itu
“Tempat pembuangan sampah memang sudah kita buat dari DD (Dana Desa), memang belum digunakan karena masih kurangnya alat tranportasi dan infastruktur jalan menuju tempat pembuangan belum mumpuni untuk dilewati,” ungkap Supri pada awak media, Minggu (18/02)
Lebih lanjut, pengunaan tempat tersebut, terbilang penting. Mengingat semakin tingginya sampah dari pasar tradisional. Namun bilang Supri, pembangunan tempat yang diketahui menghabiskan anggaran Rp 30 juta itu, belum dapat dipastikan.

“Memang sampah menjadi masalah serius jika dibiarkan terlalu lama. Dan sampah yang sekarang ini memang dari pasar, karena tempat pembuangan sampah belum digunakan dan Insya Allah tahun ini semoga bisa digunakan. Agar tidak ada lagi sampah yang menggunung. Tapi belum bisa dipastikan bulan berapa dapat digunakannya,” jelasnya
Lagi lagi pria berpostur tinggi besar itu mengatakan solusi saat ini masih menggunakan cara manual seperti dibakar
“Untuk sekarang masih manual dengan cara dibakar kalau tempat sampah dari desa sudah ada. Namun jalannya belum bagus. Untuk kedepannya nanti kita akan bicarakan dengan kades dan menganggarkan untuk tambahan tenaga dan kendaraan mini,” terangnya (Tr01)
