Seorang Perwira Dikejar Hingga Ditembak Polisi, Ternyata Ini Alasannya

BERITA HUKRIM – Sebuah video di media sosial bikin heboh Warganet. Betapa tidak, di dalam nya tampak seorang perwira dikejar hingga ditembak polisi di jalanan.

Tak ayal, video ini pun viral. Dimana seorang perwira polisi dikejar hingga ditembak oleh polisi. Ternyata, ini alasannya.

Baca juga : Ditinggal Istri Jadi TKI, Heru Gasak 2 Anak Kandungnya

Sebelumnya diketahui, seorang oknum perwira polisi ditembak di Riau. Oknum polisi bernama Imam Zaid atau IZ (50) ditembak dalam penggerebekan narkoba, pada Jumat malam (23/10).

Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, sempat kejar-kejaran dengan Imam Zaid, di Jalan Soekarno Hatta.

Dalam video yang viral di media sosial, petugas mengejar mobil yang dikendarai Imam Zaid, bersama rekan sesama kurir narkoba, Hendri Winata atau HW.

Terdengar suara petugas memberikan tindakan, untuk menembak pelaku.

“Tembak. Tembakk mati. Teembak mati, matikan,” teriak petugas memberikan perintah.

Seketika terdengar suara tembakan, mobil pelaku pun mendadak berhenti.

Dari informasi yang diterima, oknum polisi yang menjadi kurir narkoba jaringan internasional itu, berpangkat komisaris polisi (kompol).

Kompol IZ, Kepala Seksi Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.

Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Viktor Siagian mengatakan, pihaknya sudah lama mengintai pergerakan HW.

“Pada awalnya memang kami ada melakukan penyelidikan, terhadap salah seorang tersangka atas nama HW,” ucap Viktor Siagian di tvOne, Sabtu (24/10) dikutip dari Pojoksatu.id.

Petugas membuntuti, dan mengawasi setiap gerak-geriknya. Kemudian HW dijemput oleh temannya dengan menggunakan mobil, dan melakukan transaksi narkoba.

“Ketika kami melihat transaksi itu terjadi, mungkin si pelaku berdua ini melihat atau mengetahui keberadaan petugas. Sehingga mencoba melarikan diri,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas mengejar mobil IZ dan HW. Aksi kejar-kejaran pun terjadi di jalan raya, selama beberapa menit.

Petugas Terpaksa Lepaskan Tembakan

Tak hanya itu, petugas terpaksa melepaskan tembakan ke arah IZ, karena mobilnya melaju cukup kencang dan membahayakan pengguna jalan.

“Kami mengejar kendaraan tersebut, dan tentunya karena kecepatannya tinggi. Sangat membahayakan kendaraan lai,n dan pengguna jalan yang lain. Sehingga kami putuskan, untuk memberikan tindakan terukur terhadap pengendara,” terangnya lagi.

Setelah mobil berhenti, petugas memaksa pelaku keluar, dan mengamankannya.

“Setelah kami buka (mobil), dan kami cek identitasnya adalah seorang oknum anggota Polri,” bilangnya kaget.

Menurut Viktor, tersangka IZ mengalami luka di bagian lengan, dan punggung akibat terkena tembakan petugas.

“Tembakan dari petugas mengenai lengan kanan dari pelaku. Kemudian mengenai punggungnya juga, sehingga diputuskan operasi untuk mengambil proyektil di tubuh yang bersangkutan,” tambahnya.

Viktor menceritakan, tersangka HW sudah lama, terlibat dalam jaringan pengedar narkoba. Bahkan dia pernah ditangkap pada tahun 2012 lalu.

“HW ini resedivis, tahun 2012 pernah kita tahan dengan kasus yang sama, dengan ancaman 6 tahun,” ucapnya.

“Setelah keluar dari penjara, kembali berulang kejahatannya. Dan pada tahun 2018 bulan November sempat kita geledah juga, rumah yang bersangkutan. Karena keras terlibat jaringan internasional,” tandasnya.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page