2 Periode Jadi Bupati, Al Haris Tak Sanggup Urus PETI di Merangin ?

BERITA PILGUB – Dua periode menjabat sebagai Bupati di Tanah Tali Undang Tambang Teliti, Al Haris dianggap tak sanggup urus PETI di Merangin.

Hal ini terbukti, hingga saat ini aktivitas PETI di Kabupaten Merangin terus merajalela, hingga merusak lingkungan sungai.

Lihat juga video Dinamika Jambi : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Nah mengenai hal tersebut, dalam debat Kandidat Pilgub 2020, Sabtu malam (24/10/3020) dipertanyakan kembali oleh calon kandidat nomor urut 1 H. Cek Endra.

Dalam debat kandidat itu, Cek Endra bertanya pada Haris dan mengulas soal aktivitas PETI di Merangin, yang tentunya akan merusak lingkungan sungai dan pencemaran air bersih di sungai tersebut.

“Bagaimana dengan pencemaran lingkungannya,” singgungnya.

Menjawab hal tersebut, Al Haris pun kebingungan. Bahkan Ia mengaku, belum optimal membuat regulasi tentang PETI.

Bukan hanya itu, selaku Bupati dirinya tidak tahu siapa yang memberi izin aktivitas Tambang Ilegal itu.

“Masalahnya siapa yang memberi izin. Kita belum optimal membuat regulasi PETI ,” jawab Al Haris.

Selanjutnya, dari jawaban Al Haris tampaknya jadi bupati dua periode di Merangin, tidak cukup untuk mengurus aktivitas PETI tersebut. Sehingga sampai saat ini terus merajalela, di setiap daerah di Kabupaten Merangin.

Bagaimana tidak, disampaikannya jika jadi gubernur nanti, perkara PETI ini akan diurus lagi dengan melegalkan aktivitas tambang emas tersebut.

“Tetapi dengan cara yang benar, sehingga tidak merusak alam. Mudah-mudahan kedepannya bisa selesai,” tambahnya dalam debat.

Baca juga : Debat Pilgub Jambi, Fachrori Ditanya Apa, Dijawab Apa

Sementara itu, tidak sedikit juga masyarakat yang mengeluh dengan maraknya aktivitas PETI, di Kabupaten Merangin. Dimana selain merusak lingkungan, sungai pun jadi tercemar.

Masyarakat menilai, pemerintah seakan diam terkait aktivitas PETI tersebut. Tak sebagian mereka mempertanyakan, ada apa ? Sebegitu susahnya kan diberantas. Atau apa kongkalikong dibalik, aktivitas tambang emas tersebut. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033