BATANGHARI – Tingkat vaksinasi di kalangan remaja di Kabupaten Batanghari masih rendah, karena vaksin tahap pernah hanya berkisar 16 orang. Sedangkan untuk tahap kedua belum ada, namun stok vaksin sudah habis di beberapa puskesmas.
Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. Elvie Yennie Mars saat di konfirmasi, Senin (02/08/2021).
Sebagaimana di sebutkan, sebanyak 73.806 orang di Kabupaten Batanghari sudah menerima dosis pertama vaksin virus corona Covid-19 hingga Rabu, 28 Juli 2021 kemarin. Sebanyak 19.668 orang di antaranya, telah mendapatkan dosis kedua vaksin corona.
Baca juga : Selain Beri Saran Pada Gubernur, Kapolda Jambi Minta Prokes Di optimalkan
Elvie menyampaikan, bahwa jumlah tenaga kesehatan yang memperoleh vaksin sebanyak 1806 orang. Untuk dosis pertama dan 1713 orang dan dosis yang kedua. Jumlah tersebut mencapai 113,8 persen dan 107,8 persen dari target sasaran.
“Pelayanan Publik Sasaran kita 17.512 Orang dan jumlah yang telah di Vaksin kepada pelayan publik tahap Satu 22.582 atau (128.95 %) dan jumlah dosis yang sudah disuntikan kepada pelayan publik tahap II, 11.097 atau (62,85%),”Jelas dr. Elvie Yennie saat dikonfirmasi Via Wathasap Senin (2/8/2021).
Vaksin Lansia
Sementara itu, untuk Lansia Elvie menyebutkan sasarannya adalah 21.700 orang, dan jumlah dosis yang sudah di suntikan kepada Lansia tahap Satu 7.272 atau (33,51).
Sedangkan jumlah dosis yang sudah di suntikan tahap II, yakni 2282 orang atau 10,52 persen.
“Untuk masyarakat rentan dan masyarakat umum sasaran kita 159.613 orang. Dan yang telah di vaksin untuk tahap satu 42.101 atau 26,38 persen. Kemudian jumlah dosis yg sudah di suntikan tahap dua 4.522 (2,83%),” tambahnya.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Lanjutnya, untuk vaksin remaja 12 Sampai 17 tahun di Batanghari jumlah sasaran 33.268. Dan jumlah dosis yang telah di suntikan untuk tahun tahap satu, adalah 16 (0,04%). Sementara yang telah melaksanakan suntik vaksin kedua nihil, atau belum melakukan Vaksin
“Untuk vaksinasi remaja, memang masih rendah karena baru di mulai seminggu yang lalu. Saat ini kita telah kehabisan stok vaksin di beberapa paskes,” tutupnya. (Tr02)
