Prostitusi Pelajar Online Dipatok Dengan Harga Rp 1 Juta, Ini Modusnya

TANGERANG – Prostitusi online yang menjual beberapa pelajar berhasil diungkap Polres Metro Jakarta Barat. Para pelaku menggunakan modus live show di media sosial Line.

Lima orang pelaku berinisial SH, 23, ZJ, 23, WN, 23, HAM (23), dan RM, 23, dibekuk jajaran Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, di Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (31/1).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu menjelaskan mereka dibekuk setelah terbukti menjual sejumlah pelajar sekolah secara online melalui aplikasi ‘Line’.

“Modusnya melakukan ‘Live Show’ dari pelajar SMP sampai SMA. Semuanya ada,” kata dia Senin (4/1).

Edi melanjutkan, para pelaku dibekuk setelah pihaknya melakukan patroli cyber. Lima orang yang diamankan merupakan admin grup aplikasi ‘Line’ mereka kemudian mematok harga Rp 500 – 1 juta per bulan untuk setiap orang yang masuk ke grup itu.

“Tapi untuk booking pelajar sendiri biayanya beda,” kata Kanit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Erick Sitepu.

Dari tangan kelimanya, polisi mengamankan barang bukti yang empat unit ponsel, lima buah akun grup LINE, empat buah akun Official LINE, 30 lembar capture group LINE, tiga unit CPU, tiga unit laptop, dan satu set perangkat lan dan Wifi.

Pihaknya masih melakukan pengembangan. Pemeriksaan terhadap lima tersangka masih dilakukan bersama dengan ratusan pelajar yang diduga menjadi korbannya.

Para tersangka disangkakan Pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 ayat 1 UU nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Sumber : Jawapos.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033