Prioritaskan Infrastruktur Dengan Anggaran Minim, Bupati Perjuangkan Dana Pusat

MUAROJAMBI – Pemerintahan Kabupaten Muarojambi, prioritaskan pembangunan infrastruktur dalam progam pembangunan. Upaya tersebut, dilakukan dengan memaksimalkan APBD kabupaten serta dukungan APBN.

Hal ini disampaikan Bupati, Masnah Busro menjawab Dinamika Jambi, Jumat (19/01). Diakui Masnah, tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Pusat, tentu pembangunan infrastruktur itu akan berjalan lamban.

Pasalnya, dari total APBD Muarojambi sebesar Rp 1,1 triliun, hanya 40 persen yang dapat dialokasikan untuk membiayai pembangunan, dan ini tentunya juga dibagi tidak saja dipusatkan menyangkut infrastruktur jalan dan jembatan yang ditangani Dinas PU/PERA daerah ini.

“Dari 40 persen APBD itu, tentu akan dialokasikan membiayai sektor kesehatan, pendidikan dan sektor pembangunan lainnya, sehingga bisa dibayangkan betapa kecilnya anggaran daerah ini yang dapat dikonstrasikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur itu. Sedangkan panjang ruas jalan kabupaten mencapai lebih dari 1.000 kilometer, dengan kondisi sebagian besar mengalami kerusakan berat,” papar Bupati.

Belum lagi, kata Masnah menambahkan, menyangkut anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai jalan lingkungan dan jalan poros lainnya di daerah ini yang luas

Wilayahnya mencapai 5.326 Km2. Atau setara dengan Pulau Bali yang luasnya 5.633 Km2, tetapi terbagi dengan 9 daerah kabupaten/kota.

Namun walaupun demikian, upaya terus dilakukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur supaya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, salah satu contoh, terhadap pembangunan rigid beton terhadap ruas jalan akses yang menghubungkan Sungai Bahar – Nyogan sepanjang 7 kilometer yang sekarang sedang dilaksanakan pembangunannya.

“Sekarang, kondisi ruas jalan akses Sungai Bahar – Nyogan sedang dilaksanakan pembangunannya dengan kualitas regid beton sepanjang 7 kilometer. Hanya ada kerusakan di Unit 2 dan Unit 10 yang juga akan segera ditangani,” kata Masnah yang didampingi PLT Kadis PU/PERA Muarojambi Yultasmi dan Kepala Bappeda Muarojambi Sudirman.

Kita berharap tahun 2018 mendatang, pembangunan akses jalan di daerah ini bisa mendapat dukungan tidak saja dari Pemerintah Provinsi Jambi, tetapi juga diharapkan adanya dukungan APBN yang dialokasikan pemerintah pusat,” harapnya.

Selanjutnya, kata Masnah, tahun 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten Muarojambi mengalokasikan anggaran seluruhnya tidak saja dari APBD daerah ini untuk membangun infratruktur sebesar Rp 250 miliar. (Win/Din)

You cannot copy content of this page