BATANGHARI – Kuota calon jamaah haji Kabupaten Batang Hari pada tahun 2018 berjumlah 121 orang, hal tersebut menurun dari tahun lalu yang sebelumnya berjumlah 129 orang.
“Kuota calon jamaah haji kita tahun ini cenderung menurun. Hal itu dikarenakan calon jamaah haji yang diberangkatkan berdasarkan jumlah calon jamaah haji yang mendaftar di tahun yang sama,” kata Kepala Seksi Haji Kemenag Batang Hari, M Haris di Muarabulian.
Calon jamaah haji daerah itu yang berangkat pada tahun 2018 merupakan calon jamaah haji yang mendaftar ibadah haji pada tahun 2010.
Sementara itu, terkait penambahan kuota calon jamaah haji, M Haris mengatakan dirinya tidak dapat memastikan ada atau tidak penambahan tersebut. Hal tersebut dikarenakan sampai saat ini belum ada petunjuk dari Kanwil maupun dari pemerintah pusat.
Meski belum mendapatkan petunjuk dari pemerintah pusat dan Kanwil, Kemenag Batang Hari pada tahun 2018 akan mengusulkan calon jamaah haji lansia untuk dapat menunaikan ibadah haji di tahun ini.
“Tahun lalu ada 43 orang calon jamaah haji lansia yang kita usulkan. Alhamdulillah ada 3 orang yang di setujui. Dan tahun ini akan kita usulkan kembali,” terang M Haris.
CJH Batang Hari di dominasi oleh calon jamaah haji yang berdomisili di Kecamatan Muarabulian, dan Kecamatan Mersam. Selain di sebabkan tingkat perekonomian masyarakatnya, kepadatan penduduk di wilayah itu juga mempengaruhi kuota CJH yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tersebut.
Saat ini, antara daftar tunggu dan jumlah calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji tidaklah seimbang. Setiap tahunnya, jumlah calon jamaah haji yang berangkat di daerah itu tidak lebih dari 150 orang, sementara daftar tunggu CJH di daerah itu sampai saat ini sudah mencapai 3.400 orang.
“Tingginya angka daftar tunggu calon jamah haji tersebut dikarenakan jumlah calon jamaah haji yang berangkat dalam satu tahun tidak seimbang dengan jumlah calon jamaah haji yang mendaftar,” tandas M Haris. (Akr)
