Pernah di Bully Disabillitas, Panji Logowo : Jangan Lihat Sebelah Mata

BERITA JAMBI – Kekurangan fisik, bukan menjadi penghalang bagi dia yang terus bangkit. Hal ini di rasakan oleh Panji Logowo, Ia pernah di bully karena Disabilitas. Anak Penyadap getah karet ini, buktikan dengan boyong banyak medali keliling Indonesia.

Terlahir prematur bukanlah menjadi keinginannya, pria lulusan terbaik Universitas Jambi (Unja) ini, tetap semangat menggapai asa. Keterbatasan fisik dan ekonomi menjadi motivasinya untuk terus bangkit.

“Saya itu di lahirkan prematur cuman 6 bulan di kandungan. Sewaktu masih dalam kandungan, ibu saya di vonis dokter melahirkan anak yang gak bisa jalan,” ungkap Panji.

Baca Juga : Pernah Digaji 450 Ribu, Begini Perjalanan Hidup Maria Anggota DPRD 3 Periode Kota Jambi

Selanjutnya, Panji Logowo menyandang status disabilitas sering di bully, sempat membuatnya kesulitan beradaptasi dengan teman sebayanya. Pria kelahiran 7 Mei 1997 ini tetap tegar menjalani hari-hari. Sempat ragu menjalani pendidikannya, sebagai anak berkebutuhan khusus dalam berjalan, Ia tetap legowo.

“Saya kepengen buktiin ke orangtua dan orang-orang bahwa anak berkebutuhan khusus itu adalah kebanggaan, jangan di lihat sebelah mata, dan itu pernah,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, Ia memutuskan untuk menjalani pendidikan di sekolah umum. Semangat dan tekadnya membara, terkhusus Dirinya memiliki cita-cita besar kepada orangtuanya.

Bukan cuma itu saja, meraih gelar S1 lulusan terbaik (cumlaude) UNJA, bukanlah perkara mudah di tempuh Panji. Sebagai anak penyadap karet dan berkebutuhan khusus, Ia pernah mengalami cemoohan dari teman sebayanya serta mengaku mengalami dampak psikologis.

Perlakuan Tak Pantas

“Pernah itu sewaktu SD, saya di hina teman-teman tiap hari. Bayangkan saja, pokoknya tiap hari saya nangis pulang ke rumah. Di ejek pincanglah, di ejek inilah, itulah,” kata Panji dengan mata memerah.

Pun demikian, seolah tidak sanggup menahan derita sebagai anak berkebutuhan khusus, Ia bercerita kepada orangtuanya. Bahkan sempat ingin berhenti melanjutkan sekolah.

Lihat Juga : Kisah Inspiratif Pakde Hasan, Sang Pengrajin Ban Bekas di Jambi

Baca Juga : Kisah Inspirasi Nanda, Pemilik Angkringan Nusantara Yang Tak Bisa Bahasa Jawa

“Bapak sama ibu ngomong waktu itu, nak kami tetap mendukung kamu, apapun keinginan pendidikan mu kami usahakan, yang penting Panji tetap lanjut sekolah. Biarlah bapak perkuat menyadap karet, ” ungkapnya.

Selain itu, berkat nasehat dari orangtua, Ia tetap melanjutkan pendidikannya. Singkat cerita, dengan bermodalkan semangat Ia melanjutkan sekolah jauh dari orangtua.

Tinggal di Asrama Sekolah Luar Biasa (SLB)

Panji yang berlatarbelakang dengan keterbatasan ekonomi keluarga, orangtuanya pun hanya bisa menghantarkannya ke asrama SLB, sebagai tempat tinggalnya saat bersekolah tingkat SMA.

“Ya aku sadar penghasilan Bapak cuman dari menyadap karet, mau tidak mau. Mereka berdua motivator hebat,” imbuhnya.

Kemudian, seiring berjalan waktu, perkembangan akademiknya terus menunjukkan peningkatan dan aktif dalam berbagai kejuaraan lomba.

Lihat Juga Video : Pesan Menyentuh Musisi Tunanetra di Jambi

“Yang paling jauh itu pernah lomba karya tulis ilmiah di Lombok, Nusa Tenggara Barat tahun 2014. Alhamdulillah di biayai pemerintah,” bilang pria ini.

Bukan isapan jempol belaka, pria yang terlahir dengan segala keterbatasannya ini pun, terus menoreh berbagai prestasi. Paling tidak, ada sekitar 16 bidang prestasi yang berhasil Ia kantongi.

Catatan Prestasi

  1. Juara 1 tingkat provinsi OSN karya ilmiah 2013, 2014 dan 2015
  2. Juara 3  Nasional OSN Karya ilmiah  Bandung 2013
  3. Finalis OSN karya   ilmiah -Lombok NTB 2014
  4. Finalis OSN  karya ilmiahYogyakarta 2015
  5. Penulis buku Antologi Huru Hara
  6. Pengurus kebahasaan dan kesastraan IMABSII wilayah Sumatera 2019 -2021
  7. Delegasi musyawarah
  8. Rakorda IMABSII  Bengkulu 2019
  9. Delegasi musyawarah
  10. Rakorda IMABSII  Riau  2019
  11. Delegasi musyawarah Rakorda IMABSII  Sumsel Babel 2019
  12. Lulus dengan Predikat Cumlaude
  13. Calon mahasiswa Pascasarjana MPBSI Unja

Musisi Tunanetra di Jambi, bikin album hingga buka konser Jamrud

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page