BERITA JAMBI – Memasuki puncak musim hujan tahun 2020, peringatan dini mulai di gaungkan. BMKG pun imbau masyarakat, agar waspada akan cuaca ekstrim di Jambi.
Hal ini di sampaikan Kurnia Ningsih, selaku Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, Kamis (19/11/2020).
Baca juga : Lakalantas di Sipin Jambi, Korban Tak Sadarkan Diri
Berita lain : Mengungkap Candi Koto Mahligai di Danau Lamo Jambi, Ini Sejarahnya
Kurnia menghimbau kepada masyarakat, agar mewaspadai terjadinya cuaca ekstrim di Jambi. Di mana, akhir tahun ini yakni pada Bulan November sampai Desember 2020, di perkirakan terjadi puncaknya musim hujan.
Bilangnya, curah hujan di Provinsi Jambi saat ini, itensitasnya tengah meningkat. Mulai dari kapasitas ringan hingga lebat.
“Curah hujan saat ini di Provinsi Jambi sudah meningkat itensitasnya, dari ringan hingga lebat,” kata Ningsih saat ditemui di ruang kerjanya.
Oleh karena itu, Ia menghimbau agar masyarakat waspada, dengan situasi buruk yang terjadi. Di mana, hal ini ditakuti akan terjadi cuaca ekstrim berupa hujan lebat, yang di sertai petir dan angin kencang.
“Hujan yang di sertai dengan petir dan angin kencang ini, hampir merata terjadinya di wilayah Provinsi Jambi,” jelasnya.
Tak hanya itu saja, Ia juga meminta agar masyarakat mengantisipasi dari dampak cuaca tersebut. Seperti genangan air, yang menyebabkan banjir, hingga pohon tumbang.
Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin
Baca juga berita lainnya : Hebatnya Bakri Bawa APBN Perbaiki Jalan Candi, Gimana Pemprov Jambi?
“Kemudian waspadai juga dampak yang di akibatkan oleh cuaca ekstrim tersebut, seperti genangan air banjir pada daerah cekungan. Dan daerah yang tidak memilki Drainase yang baik. Kemudian longsor di daerah yang rawan longsor, serta pohon tumbang,” tukasnya.
“Jadi November, Desember puncak puncaknya musim hujan,” tambahnya. (Tr06)
