JAKARTA – Tak menafikan banyak elit yang manfaatkan momen Covid-19, untuk kepentingan politik jangka panjang. Namun, hal ini dinilai sia-sia oleh pengamat.
Bagaimana tidak, mungkin banyak para elit yang melakukan pencitraan dalam penanganan Pandemi Covid-19. Akan tetapi, ini tidak akan mempengaruhi masyarakat.
Baca juga : Gubernur Dinilai Lamban Tangani Covid-19, Badko HMI : Mudur Saja, Itu Lebih Terhormat
Karena menurutnya, saat ini yang terpenting adalah mereka semua bergerak, dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Corona tersebut.
Dikutip dari pojoksatu.id Berbagai perbedaan saat ini saling berlomba, demi perlindungan bangsa Indonesia dari wabah covid-19, serta perbaikannya.
Namun demikian, karena tidak sedikit yang memanfaatkan peluang ini, untuk “memulai”, lakukan demi kepentingan politik jangka panjang seperti Pilpres 2024.
Pengamat Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan kepentingan politik sesaat itu, memang tidak bisa dinafikan. Tetapi ditengah wabah berat seperti sekarang ini, semua akan percuma.
“Nanti 2022 baru ketauan tu para Capres 2024 asli, yang bisa diterima rakyat,” katanya, Minggu (10/5/2020), melalui akun Twitternya.
Menurutnya kalaupun memang ada kepentingan terselubung dari elit, yang bergerak atas nama bantuan Covid-19, tidak perlu dipertanyakan. Asalkan semua bergerak demi tujuan yang sama, menyelematkan bangsa dari Covid-19, apapun motifnya.
“Sekarang sih kompak tangani Corona aja dulu, trus perbaiki ekonomi, jaga negara, mau sekalian pencitraan bisa kok. Tapi mesti lebih gede ngobrolin kamu,” kata dia.
Karena Partai Politik telah memindahkan bantuan sosial, dan melakukan publikasi publik di media sosial.
Tanpa kesulitan untuk berprasangka negatif, masyarakat di masa depan akan sangat membutuhkan bantuan sumbangsihnya, bagi upaya penyelamatan dari wabah Covid-19.
Sumber : Klik Disini
