Gubernur Dinilai Lamban Tangani Covid-19, Badko HMI : Mundur Saja, Itu Lebih Terhormat

JAMBI – Badko HMI Jambi menilai, Gubernur Jambi lamban dalam melakukan penanganan Covid-19, sehingga membuat penyebarannya semakin luas, dan pasien Positif malah bertambah mencapai total 62 orang.

Hal ini disampaikan oleh Iin Habibi, selaku Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jambi, pada Minggu (10/05/2020).

Baca juga : Pasien Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 15 Orang

Menurut Iin, peregerakan Gubernur dalam penanganan Covid-19 ini sangat lamban. Bahkan bak seperti bayi yang baru belajar merangkak. Sehingga membuat penyebarannya semakin luas.

Tak hanya itu, Mahasiswa Asal Kumpeh Muaro Jambi itu, juga mengkritisi kebijakan yang diambil oleh Gubernur Fahrori Umar, selaku Pejabat tertinggi di Provinsi Jambi.

Iin menyebut, kebijakan yang diambil oleh orang nomor satu di Provinsi Jambi itu, dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 ini tidak punya Grand desain.

“Pemerintah Provinsi Jambi, sedang mempertontonkan ruang birokrasi dan demokrasi, yang tidak sehat. Untuk sekelas Pemerintah yang menjadi tempat sentral, dalam menentukan kebijakan untuk kemajuan atau kemunduran suatu daerahnya.” Kata Iin.

Sampai hari ini, bilang Iin Pemprov dan jajaran Instansi terkait, seperti kebingungan mengelola suatu permasalahan yang dihadapi.

“Kebijakan yang di sampaikan Bapak Gubernur atas nama Pemprov, sampai hari ini tidak kunjung dirasakan masyarakat. Ini sudah keterlaluan, sudah lambat, minim strategi sebagai pemangku jabatan tertinggi.” Tegasnya.

Selain itu, dirinya juga menilai lemahnya koordinasi diantara Gubernur dan Bupati/Walikota, terkait penanganan Covid-19 ini.

“Mereka sibuk berkutat pada pembahasan anggaran Covid-19, namun melalaikan subtansi penyebarannya. Ia lambat seperti bayi baru belajar merangkak.” Imbuhnya.

Hal tersebut dilihatnya, dengan bukti nyata. Dimana sampai saat ini, jumlah pasien positif di Provinsi Jambi, semakin melonjak. Bahkan mencapai total 62 orang, dengan pernyataan 1 orang sembuh.

Tentu hal ini menunjukkan sebuah bukti, bahwa Gubernur Jambi tidak mampu dalam menangani persoalan Pandemi Covid-19, di negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.

Lihat juga video : 15 pasien positif, Tim Polres Satpol-PP dan Damkar di Merangin Patroli Peringatan

“Hal ini menunjukkan ke tidak mampuan pak Gubernur Fahrori Umar, dalam menangani Persoalan pendemi Covid-19. Kami belum merasakan kebijakan yang strategis, yang dilakukan.” Bebernya.

Badko HMI Jambi Minta Gubernur Mundur

Untuk itu, Ketua Umum Badko HMI Jambi ini menegaskan kepada Gubernur Jambi untuk mundur dari jabatannya, jika memang tidak mampu dalam menangani persoalan Covid-19 tersebut.

“Jika tidak mampu lebih baik jujur, dan mundur dari jabatannya. Itu jauh lebih terhormat,” lugasnya. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033