BATANGHARI – Jalan nasional di Kabupaten Batanghari terus jadi sorotan. Pasalnya, kerusakan jalan makin menjadi. Kondisi ini, sangat meresahkan warga yang setiap harinya melintasi jalan tersebut.
Kondisi makin diperparah kemacetan yang terjadi setiap sore hingga malam hari. Akibatnya, jarak lebih dari 70 km Kota Muarabulian menuju Kota Jambi yang semestinya ditempuh selama 1 Jam, molor menjadi 3 hingga 4 jam.
Menanggapi hal ini Abdul Somad selaku Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Batanghari sudah menyurati Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) IV, namun belum mendapat tanggapan.
“Kalau jalan itu jelas pemeliharaannya adalah tanggung jawab Balai BPJN, jadi upaya kami adalah menyurati. Dan saat ini sudah kami surati baik itu Dinas PU Provinsi maupun Balai, namun hingga saat ini belum ada jawaban bagaimana penanggulangannya,” jawab Somad.
Untuk diketahui BPJN Wilayah IV sendiri mempunyai tugas melaksanakan perencanaan, pengadaan, pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan di wilayah IV yang meliputi Jambi dan Kepulauan Riau. Selain itu, BPJN juga mempunyai tugas untuk penerapan sistem manajemen mutu dan pengendalian mutu pelaksanaan pekerjaan penyediaan dan pengujian bahan dan peralatan serta keselamatan dan laik fungsi jalan dan jembatan sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan.
Jalan Nasional yang berada Kabupaten Batanghari ini merupakan akses penghubung Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat dan Sumatera Selatan. Dengan demikian menjadikan jalan ini sebagai akses ekonomi masyarakat dan jalur utama angkutan darat yang memiliki fungsi penting bagi masyarakat.
Sementara sebelumnya, Komisi III DPRD Batanghari pada Selasa (12/2) mendatangi BPJN Wilayah IV. Wakil rakyat ini, juga terkait solusi untuk infrastruktur ini. (Ali Kucir)
