Longsor Desa Pulau Aro, Mengancam Masjid dan Rumah Warga

MUARO JAMBI – Desa Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan, Sabtu (3/2) pagi kembali dilanda bencana longsor. Kendati tidak ada korban jiwa dan kerugian, kejadian sekitar pukul 08.00 Wib itu mengancam keberadaan sarana ibadah, Masjid dan rumah warga.

Dalam beberapa pekan lalu Desa pulau Kayu Aro memang kerap terjadi longsor yang mengikis tepian tebing Sungai Batanghari.

Ada beberapa titik terjadinya longsor yakni RT 02 sepanjang 20 Meter. Sementara di RT 03 Sepanjang 15 meter dan di RT 04 Sepanjang 5 meter.

Di lokasi longsor RT 03 ini, longsor mengenai rumah warga setempat hanya berjarak 2 meter dari rumah warga tersebut. Dan di RT 04 juga hampir mengenai Masjid tua di desa tersebut.

Hikmah, Kepala Desa Pulau Kayu Aro mengatakan “Sekitar pukul 08.00 Wib pagi tadi telah terjadi longsor di desa kami. Longsor ini terjadi dibeberapa titik, hampir saja rumah warga yang berada di RT 03 terkena longsor. Jarak antara longsor dengan rumah warga hanya berjarak 2 meter,” ungkapnya.

Hikmah juga berharap kepada Bupati, agar mengusulkan kepada dinas yang terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, untuk pembangunan turap. Karena, jika ini dibiarkan, takutnya akan terjadi lagi longsor dan akan memakan korban jiwa.

“Seperti kejadian longsor 4 tahun yang lalu, 1 orang meninggal dunia,”  pungkasnya. (Din)