BERITA MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Hj Masnah Busro letakkan batu pertama pembangunan kawasan Agrowisata nanas Tangkit Baru, Rabu (1/9/21). Kontribusi positif dan peluang besar wisata jadi harapan.
Peletakan batu pertama display produk inovasi nanas dalam kawasan agrowisata ini, merupakan kolaborasi BPTP, EKRAF dan BI.
Baca juga : Wisata Muaro Jambi Dilirik Nasional, Bupati Bakal Undang Menteri dan ADKI
Kerjasama BPTP (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Jambi, dengan Komite EKRAF (Komite Ekonomi Kreatif) Provinsi Jambi mendorong komoditi Nanas.
Sebelumnya, Bupati yang di dampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kadis PUPR dan Kominfo Muaro Jambi meninjau galeri produk Nanas.
Ada lebih dari 20 produk dari Nanas dalam kemasan seperti Nastar nanas, keripik, lapis legit, dodol hingga minuman Nasgar. Produk ini, binaan Bank Indonesia Jambi pada kelompok usaha.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tangkit Baru, Supadi mengapresiasi kedatangan Bupati dan berharap dukungan membangun desanya.
Ia menyampaikan, sejumlah capaian Desa Tangkit Baru dan kebutuhan masyarakat. Dari perkebunan Nanas, sekolah dan infrastruktur yang belakangan jadi polemik desa.
Supadi menuturkan, untuk infrastruktur sendiri menjadi kebutuhan masyarakat terutama petani nanas. Namun pandemi, bilangnya, membuat anggaran jalan berganti untuk bansos.
“Karena Covid-19 ini, kami bongkar pasang anggaran,” katanya.
Sementara Kepala BPTP Jambi, Rustam menyampaikan dengan Galeru Agrowisata ini akan menjadikan wilayah ini menjadi pusat pemasaran produk Nanas.
“Baik produk turunan, maupun produk Nanas segar,” katanya.
Kemudian, tujuan Galeri atau display itu juga akan menjadi titik ungkit atau pengembangan. Pengembangan itu untuk inovasi produk Nenas pasca panen, atau turunnya maupun pada pemasaran.
Pembangunan galeri dengan semi permanen itu akan di bangun artistik, komplit dan minimalis. Menariknya, galeri akan menyediakan tempat selfie bagi pengunjung Agrowisata Tangkit Baru.
Angin Segar Bagi Ekonomi Muaro Jambi
Sementara Bupati dalam sambutannya menyampaikan, Agrowisata ini memberikan angin segar bagi kelesuan ekonomi saat ini.
“Jika di upayakan dengan maksimal, maka akan memberikan multiplier effects yang besar,” katanya.
Agrowisata bilangnya akan membangun masyarakat desa, menggeliatkan ekonomi, menyerap tenaga kerja serta pariwisata.
Preferensi dan motivasi wisatawan saat ini beralih pada objek-objek spesifik udara, pemandangan, tradisional hingga produk pertanian jadi.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Bupati mendukung keberadaan Agrowisata ini dengan meminta Diskoperindag Muaro Jambi, membina UMKM yang ada. Pun demikian pada kebutuhan infrastruktur di Dinas PUPR.
Dalam pertemuan yang juga hadir Kepala Balai Karantina Klas I, Muhammad Jumadh, Ketua EKRAF Jambi, Berlian Santosa juga berlangsung pemaparan Nanas Tangkit hingga ekspor. (Red)
