MUARO JAMBI – Pembangunan Lapas Klas II B, khusus perempuan berkapasitas 500 orang terus bergulir. Lapas pertama yang dibangun untuk perempuan di Provinsi Jambi itu, berlanjut dengan serah terima hibah tanah oleh Bupati Muaro Jambi, Hj Masnah Busyro kepada Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi.
Bupati mengatakan, dengan akan adanya pembangunan Lapas Perempuan di Bumi Sailun Salimbai ini, dapat membantu menyediakan sarana dan fasilitas kepada Kanwil Kemenkumham Jambi.
“Kita bukanya mendoakan lapas yang akan dibangun ini berisi atau penuh. Tapi dengan ini, dapat membantu Lapas di Jambi yang sudah Over kapasitas,” tutur Masnah dikonfirmasi.
Tak hanya itu, selain hibah tanah di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Pemerintah Kabupaten juga siap menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualifikasi, untuk membantu Kanwil Kementerian Hukum dan HAM jika kekurangan SDM.
Kepala Kanwil Kemenkumhan Provinsi Jambi, Bambang Palasara menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Muaro Jambi atas hibah tanah seluas 7,5 Ha itu.
“Sejauh ini di Provinsi Jambi, kita belum memiliki LP khusus perempuan. Padahal telah diatur didalam Undang-Undang, minimal setiap Provinsi harus memiliki 1 LP khusus perempuan atau LLPP,” ungkap Bambang.
Saat ini narapida dan tahanan terpisah di banyak Lapas. Diharapkan, sambung Bambang, napi perempuan yang terkumpul di Lapas ini, bisa lebih mudah untuk pembinaan, pengamanan serta memenuhi Unsur-unsur HAM.
Selain itu, Bambang juga menjelaskan, pembangunan dapat dimulai pada anggaran 2018 ini. Kemudian, secara bertahap Lapas dibangun. “Kita membangunnya bertahap. Mudah-mudahan di tahun ketiga sudah bisa ditempati. Karena pembangunan lapas itu butuh waktu dan dana yang cukup banyak,” pungkasnya. (Raw)
