JAMBI – Tak butuh waktu lama, Gubernur Jambi, Zumi Zola langsung mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIA Jambi, Jumat (20/1) merespon gejolak yang berlangsung. Ia mengambil kebijakan, terkait kondisi terakhir LP yang berada di kawasan Kapten Patimura itu.
Orang nomor satu di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah itu siap membantu kebutuhan Lapas. Salah satu kebutuhan warga binaan itu seperti pengadaan sumur bor
“Tadi ada juga permintaan pengadaan sumur bor oleh warga lapas. Jumlah warga binaan cukup banyak, mencapai angka 1000 lebih. Saya minta, agar pihak Lapas menyampaikan proposal kepada kami apakah nanti 2017 atau 2018 yang penting sampaikan dulu,” papar Zola.
Terkait dengan jumlah warga binaan, suami Sherrin Tharia ini menyarankan untuk mengurangi kepadatan. Pemindahaan warga binaan keluar kota, menjadi langkah yang akan diambil seperti mengirim warga binaan ke Sabak atau Sarolangun.
Kakanwil Kemenkumham juga sudah menyampaikan permintaan agar personel di lapas bisa ditambah. “Saat ini perbandingannya satu petugas memantau 100 orang napi. Ini salah satu permasalahan yang terjadi dan sudah disampaikan ke kami,” ujarnya.
Terkait permasalahan ini, Zola mengatakan pihaknya akan melakukan kajian untuk mencari solusinya. “Bisa saja nantinya PNS Pemprov Jambi kita perbantukan ke lapas,” kata Zola.
Begitu juga dengan peningkatan fasilitas lapas, pihaknya akan melakukan pengkajian. Pihaknya juga akan memindahkan narapidana karena lapas over kapasitas. “Untuk transfer napi ini akan kita kaji, termasuk masalah biayanya,” ujar Zola.
Zumi Zola juga meminta kepada pihak lapas untuk menindaklanjuti tuntutan para penghuni lapas. “Mereka pasti punya aspirasi dan masukan ke kita dan sudah ditampung. Saya berharap Kalapas dan Kakanwil untuk segera menindaklanjuti sesuai kewenangan.” tandasnya (ben)
