Instruksi Terbaru Walikota Jambi Pasca Penyekatan Diberhentikan, Ini Dia Bunyinya

BERITA JAMBI – Pasca berakhirnya pengetatan PPKM Level IV Kota Jambi baru-baru ini, Walikota Jambi, Syarif Fasha keluarkan instruksi terbaru, Senin (30/08/2021).

Instruksi terbaru Walikota Jambi tersebut, terangkum dalam surat edaran  Nomor: 20/INS/VIII/HKU/2021, tentang PPKM Level IV.

Baca juga : Sah, Mulai Besok Tak Ada Lagi Penyekatan PPKM di Kota Jambi

Surat edaran yang di keluarkan pada tanggal 29 Agustus 2021 tersebut, yakni kegiatan belajar mengajar dari tingkatan PAUD hingga SMP, tetap di berlakukan secara daring.

Kemudian, untuk kegiatan sektor non-esensial, di berlakukan maksimal 25% Work From Office. Dengan catatan, apabila terjadi klaster penyebaran Covid-19, maka di tutup selama 5 hari.

Kegiatan sektor non-esensial tersebut, seperti lembaga keuangan/perbankan, pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi. Kemudian, pada sektor bisnis seperti, perhotelan dan industri orientasi ekspor.

Dari rentetan sektor non-esensial tersebut, juga di berlakukan ketentuan tambahan. Yakni, dapat beroperasi maksimal 50% pada bagian layanan masyarakat, serta 25% pada layananan administrasi perkantoran. Sementara, untuk sektor bisnis penunjang ekspor, dapat beroperasi 100% pekerja, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kebutuhan Pokok Masyarakat

Lebih lanjut, untuk sektor usaha yang melayani jasa kebutuhan masyarakat. Mulai dari toko klontong, perbengkelan, hingga pangkas rambut dapat beroperasi sampai pukul 20.00 WIB.

Sedikit berbeda, pada sektor Swalayan/Supermarket yang menjual kebutuhan sehari-hari, di batasi dengan maksimal 50% pengunjung.

Sedangkan, untuk Pasar Rakyat/Modern, selain menjual kebutuhan sehari-hari, di batasi hingga pukul 15.00 WIB.

Sertifikat Vaksin atau Aplikasi Peduli Lindungi

Tak hanya memberlakukan pengetatan Protokol Kesehatan di tempat-tempat umum saja, tetapi juga di berlakukan pengecekan sertifikat vaksin, melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Pengecekan ini, di berlakukan pada tempat umum, seperti warung makan/warteg, lapak jajanan.

Kemudian, rumah makan atai restoran, kafe dan resto yang berdiri sendiri, ataupun berlokasi di pusat perbelanjaan mall.

Untuk pusat perbelanjaan modern atau mall, juga di berlakukan pengecekan sertifikat vaksin, yang di beri ketentuan 50% operasional.

Baca juga : Lagi, Diguyur Hujan Deras Kawasan Jalan Pattimura Jambi Tergenang Hingga Macet

Lalu, untuk tempat hiburan seperti, bar, pub hingga club malam, di tutup sementara waktu. Terkecuali, pada tempat-tempat karaoke di perbolehkan, dengan melampirkan sertifikat vaksin dari aplikasi Peduli Lingdungi.

Terakhir, untuk berkunjung ke area umum maupun wisata publik perkotaan, kegiatan seni, hingga pelaksanaan rapat/seminar, turut di berlakukan dengan hal yang sama. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube